Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cerpen Wayang Narayana Begal Pembela Rakyat 2: Mempertanyakan Keadilan di Mandura

Ki Damar • Rabu, 1 Juli 2026 | 17:55 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Narayana atau Kresna, salah satu tokoh ksatria Pandawa.
Ilustrasi tokoh wayang Narayana atau Kresna, salah satu tokoh ksatria Pandawa.

Cerpen Wayang oleh Ki Damar*

Pejabat itu gemetar ketakutan.

"Siapa kau?"

"Narayana."

"Ini hartaku!" bentaknya.

Narayana tertawa sinis.

"Harta rakyat yang kau sebut hartamu?"

Tak lama kemudian, seluruh peti emas itu berhasil dirampas. Anehnya, keesokan harinya rakyat miskin di berbagai desa menerima bantuan berupa makanan, pakaian, dan benih pertanian.

Nama Narayana pun mulai dikenal di seluruh Mandura. Sebagian menganggapnya sebagai pahlawan, sementara sebagian lainnya menyebutnya penjahat.

Suatu hari, datanglah seorang kesatria muda bernama Raden Anjali. Ia mendengar kisah Narayana dan berniat menemuinya.

Pertemuan mereka terjadi di tengah hutan, ketika Narayana sedang membawa beberapa peti hasil rampasan.

"Hentikan langkahmu."

Suara Anjali terdengar tenang, tetapi penuh wibawa.

Narayana tersenyum tipis.

"Apakah kau juga pejabat korup yang hendak kuadili malam ini?"

Anjali menggeleng.

"Bukan. Aku datang untuk menghentikanmu."

Narayana tertawa pendek.

"Menghentikan orang yang membela rakyat?"

Anjali tetap tenang.

"Tujuanmu memang baik, Narayana."

Ia terdiam sejenak sebelum melanjutkan,

"Tetapi jalan yang kau tempuh salah."

Wajah Narayana seketika berubah serius.

"Salah?" ulangnya dengan nada tak percaya.

"Ya," jawab Anjali sambil mengangguk mantap.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#narayana #cerpen #Kresna #korupsi #wayang