Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Asal Mula Sakit Hati Sengkuni, Inilah Akar Dendam yang Akhirnya Membakar Hastinapura

Ki Damar • Selasa, 27 Mei 2025 | 00:27 WIB
Ilustrasi Sengkuni tokoh penghasut ulung dalam cerita wayang
Ilustrasi Sengkuni tokoh penghasut ulung dalam cerita wayang

Seri Cerita Tokoh Wayang oleh Ki Damar*

NAMA asli Sengkuni adalah Arya Suman, putra Prabu Gendara dari Kerajaan Gendara. Ia tinggal di Kasatrian Plasajenar bersama kakaknya, Dewi Gandari.

Pada suatu hari, Suman berniat melamar Dewi Prita (nama muda Dewi Kunti). Namun ayahnya memperingatkan bahwa niat itu akan membawa malu.

Suman tetap bersikeras. Demi membantu adiknya, Gandari ikut menyusul ke Mandura.

Sayangnya, sesampainya di sana, sayembara untuk memilih pasangan Dewi Prita sudah selesai. Raden Pandu dari Hastina telah terpilih menjadi pemenang.

Tak terima, Suman menantang Pandu untuk bertarung. Namun kekuatannya tak sebanding dengan Pandu, putra Resi Abiyasa.

Bahkan, Prabu Gendara tewas dalam pertempuran itu. Karena kalah dan kehilangan tempat, Gandari dan Suman diboyong ke Hastina sebagai “putri boyongan”.

Namun sesampainya di Hastina, nasib Gandari makin pilu.

Ia justru dinikahkan bukan dengan Pandu, melainkan dengan kakaknya yang buta, Drestarata.

Gandari kecewa berat. Ia berharap bisa menjadi permaisuri Pandu, bukan sekadar pelengkap untuk raja tunanetra.

Di tengah kekecewaannya, Gandari bersumpah di hadapan Suman: bahwa suatu hari, keturunan mereka tidak akan pernah rukun.

Bila ada kerukunan, maka Suman harus memecahnya. Sumpah inilah yang menjadi akar dari segala konflik antara Pandawa dan Kurawa.

Suman pun menjalankan sumpah itu hingga kelak dikenal sebagai dalang di balik Perang Baratayudha.

(*/naz)

*Penulis Alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#kurawa #alasan #Pandawa #Sengkuni