Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sudah Sebulan MinyaKita di Ngawi Mahal

Hengky Ristanto • Kamis, 2 Februari 2023 | 01:10 WIB
MAHAL: Harga minyak goreng kemasan MinyaKita di Pasar Besar Ngawi naik dalam sebulan terakhir. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
MAHAL: Harga minyak goreng kemasan MinyaKita di Pasar Besar Ngawi naik dalam sebulan terakhir. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
KOTA, Jawa Pos Radar Ngawi – Label harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter di kemasan MinyaKita tidak ubahnya hiasan. Di Pasar Besar Ngawi (PBN), minyak goreng (migor) subsidi itu dijual Rp 16 ribu per liter. ‘’Sudah sebulan harganya naik,’’ kata Sridita, 40, salah satu pedagang PBN, Selasa (31/1).

Sridita kesulitan mencari MinyaKita. Kalaupun ada, harga dari distributor sudah mahal. Kondisi tersebut membuat pembelinya beralih ke minyak curah. Namun, setali tiga uang, ketersediannya juga terbatas. ‘’Masyarakat beralih ke minyak goreng kemasan lainnya yang harganya lebih mahal,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Yusuf Rosyadi menyampaikan bahwa stok MinyaKita menipis. Kondisi itu yang memicu lonjakan harga di atas HET. Di beberapa tempat di jual kisaran Rp 16 ribu dan Rp 17 ribu per liter. ‘’Jumlahnya terbatas karena produksinya memang berkurang. Apa penyebabnya, kami kurang tahu,’’ paparnya.

DPPTK tidak berpangku tangan. Upaya menghubungi Perum Bulog Madiun untuk melakukan operasi pasar murah telah dilakukan. Sayangnya, stok migor di gudang penyimpanan juga sedang kosong. Pun, langlah menyurati sejumlah distributor hingga kini tidak berbalas. ‘’Jika nanti stoknya tersedia, kami segara lakukan operasi pasar murah,’’ tandas Yusuf. (sae/cor) Editor : Hengky Ristanto
#harga migor ##migor mahal #HET minyakita #MinyaKita #migor subsidi