Jawa Pos Radar Madiun – Bisnis minuman thai tea sejak beberapa tahun terakhir marak di berbagai daerah.
Itu tidak terlepas dari keuntungan yang menjanjikan serta kebutuhan modalnya yang terbilang kecil.
Apalagi, harga jualnya cukup terjangkau dan disukai berbagai kalangan mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Anda tidak harus menyewa space di pusat perbelanjaan untuk membuka gerai thai tea. Melainkan cukup di lapak pinggir jalan atau menyewa tempat di halaman minimarket dengan tarif terjangkau.
Para pelaku bisnis thai tea kebanyakan menggunakan sistem waralaba alias franchise dalam menjalankan usahanya.
Harga paket waralaba thai tea pun dari waktu ke waktu semakin terjangkau. Kini, dengan bujet Rp 3 jutaan Anda sudah bisa membuka gerai thai tea.
Cukup menyetor nominal yang sudah ditentukan, Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti booth untuk berjualan, teko air, toples, termos, hand mixer, gelas takar, banner, dan sebagainya.
Tips memulai bisnis thai tea
1. Membeli franchise dari tangan pertama
Keuntungan membeli waralaba dari tangan pertama adalah nilai franchise yang terjangkau.
2. Pilih lokasi yang strategis
Misalnya dekat sekolah, kampus, pasar, perumahan padat penduduk, atau tepi jalan yang ramai lalu lintas.
3. Promosi di media sosial
Saat ini media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok memiliki pengaruh besar pada bisnis apapun. Manfaatkan medsos untuk meningkatkan brand awareness produk Anda.
4. Pilih kemasan yang menarik
Anda bisa menggunakan kemasan plastik cup dengan desain kekinian sehingga terkesan lebih menonjol dari kompetitor.
5. Bikin menu yang variatif
Misalnya menambahkan topping boba, es krim, cream cheese, biskuit, puding, dan sebagainya sehingga ada nilai plus di mata konsumen. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto