Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Dari Kresek Bekas Jadi Perhiasan Cantik, BRI Antarkan Helena ke Pasar Dunia

Hengky Ristanto • Jumat, 18 April 2025 | 18:27 WIB
Bening by Helena menjadi produk yang mengusung konsep zero waste.
Bening by Helena menjadi produk yang mengusung konsep zero waste.

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Berawal dari tren batu akik yang sempat booming pada 2017, Helena Virgawati melihat peluang emas di dunia kerajinan perhiasan.

Ia tak hanya memoles batu alam jadi aksesori cantik, tapi juga sukses mengubah stigma bahwa perhiasan dari batu hanya cocok untuk pria.

Lewat brand “Bening by Helena”, perempuan asal Bandung itu konsisten menyajikan karya-karya elegan berbahan batu alam yang dirancang khusus untuk perempuan.

Tak sekadar mempercantik penampilan, produk Helena juga menyimpan nilai lingkungan karena turut mengusung konsep zero waste.

Salah satunya dengan memanfaatkan kantong kresek bekas dan potongan kulit sisa yang diolah menjadi bros unik.

“Inovasi harus jalan terus. Selain batu alam, saya juga mengembangkan wire jewelry berbahan kawat dan tembaga yang dirangkai dengan teknik rajut,” terang Helena.

Kalung, cincin, anting, bros, hingga tusuk konde dan tali masker, seluruhnya dibuat manual dengan tangan.

Desain fleksibel membuat pelanggannya bisa ikut menyumbang ide. Tak heran, setiap produk punya keunikan tersendiri.

Langkah Helena dalam mengembangkan usaha tak lepas dari dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Sejak 2018, Helena rutin mengikuti pelatihan dan pendampingan dari Rumah BUMN BRI Bandung.

Di sana, ia belajar banyak hal—mulai dari cara mengelola arus kas, manajemen usaha, hingga strategi memperluas pasar.

“Dulu saya hanya fokus produksi. Sekarang saya lebih paham soal pencatatan keuangan dan pentingnya literasi digital,” ujar Helena.

Puncaknya, Helena berhasil lolos kurasi sebagai satu dari 1.000 UMKM terpilih untuk tampil di ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025.

Di sinilah produknya mulai dikenal luas, bahkan menjangkau pasar internasional.

“Event ini penting karena membuka peluang kolaborasi dan memperluas pasar. Kami bisa bertemu sesama UMKM, bertukar pengalaman, dan belajar langsung dari mentor-mentor bisnis,” katanya.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan, BRI berkomitmen kuat untuk terus mendorong pelaku UMKM naik kelas.

Tak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga pelatihan, kurasi, hingga promosi produk lewat berbagai platform.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Maka, pemberdayaan harus dilakukan secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Helena dan brand “Bening by Helena” jadi salah satu bukti bahwa kombinasi antara ketekunan dan pendampingan yang tepat mampu membawa usaha kecil menembus pasar dunia.

Dan, BRI akan terus hadir untuk menjadi mitra setia di setiap tahap pertumbuhan pelaku UMKM. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#UMKM Naik Kelas #Bening by Helena #BRI UMKM EXPO #batu akik