Jawa Pos Radar Madiun – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi layanan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Melalui kerja sama strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan, BNI menghadirkan solusi digital BNIdirect cash untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kenyamanan transaksi bagi peserta maupun perusahaan mitra BPJS.
Direktur Corporate Banking BNI Agung Prabowo menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan telah memanfaatkan layanan BNIdirect cash sebagai bagian dari ekosistem BNIdirect dalam memperluas fleksibilitas pembayaran iuran peserta.
“Dengan BNIdirect cash, kami menghadirkan solusi pengelolaan kas yang efisien dan terintegrasi bagi BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya, Senin (13/10).
Kolaborasi ini mencakup dukungan menyeluruh mulai penerimaan iuran, pembayaran manfaat, hingga pengelolaan dana BPJS dan DJS.
Melalui sistem terintegrasi, BNI memastikan tata kelola keuangan berjalan aman dan akurat.
Agung menambahkan, sistem BNIdirect cash dilengkapi mekanisme otorisasi berlapis—mulai dari maker, approver, hingga releaser—yang memperkuat keamanan transaksi sekaligus meminimalkan risiko kesalahan dan penyalahgunaan dana.
“Dengan fitur ini, badan usaha peserta BPJS dapat melakukan pembayaran otomatis dan terjadwal, sehingga keterlambatan iuran bisa ditekan,” jelasnya.
Ia menilai, efisiensi pembayaran iuran menjadi bagian penting dari perlindungan pekerja di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
“Kami berharap BNIdirect cash dapat memperkuat peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai pelindung utama pekerja dan menjadi bentuk nyata dukungan BNI terhadap digitalisasi layanan publik,” imbuh Agung.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan Asep Rahmat Suwandha mengapresiasi dukungan BNI.
Menurutnya, layanan digital BNIdirect cash sejalan dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan kemudahan dan pelayanan optimal bagi peserta.
“Sinergi ini sangat positif untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta BPJS,” ujarnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto