Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Laba Rp 41,2 Triliun! BRI Buyback Saham, Tanda Fundamental Kuat

Hengky Ristanto • Senin, 3 November 2025 | 03:32 WIB
Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu, menjelaskan strategi buyback saham senilai Rp3 triliun dalam paparan kinerja keuangan triwulan III 2025 di Jakarta. (DOK BRI)
Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu, menjelaskan strategi buyback saham senilai Rp3 triliun dalam paparan kinerja keuangan triwulan III 2025 di Jakarta. (DOK BRI)

Jawa Pos Radar Madiun – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyiapkan langkah strategis berupa pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp3 triliun.

Kebijakan itu menjadi bentuk optimisme perseroan terhadap kinerja fundamental yang dinilai kuat dan prospektif.

Aksi korporasi tersebut telah mendapat restu dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 24 Maret 2025.

Proses buyback dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia maupun di luar bursa, baik bertahap maupun sekaligus, dengan tenggat waktu maksimal 12 bulan setelah RUPST.

Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu menyebut, BRI masih memiliki ruang untuk melaksanakan buyback.

’’Kami memiliki budget sekitar Rp3 triliun dan siap menggunakan bila momentum pasar tepat. Saat ini saham BBRI tergolong undervalue,’’ ujarnya, Kamis (30/10).

Menurut data Bloomberg, dari 37 analis yang menilai saham BBRI, 81 persen merekomendasikan “beli” dengan target harga rata-rata Rp4.651 per saham dalam 12 bulan ke depan.

Rasio PBV BRI berada di level 1,80x, di bawah rata-rata lima tahun terakhir.

Hingga akhir Triwulan III 2025, BRI membukukan laba Rp41,2 triliun dengan total aset tumbuh 8,2 persen menjadi Rp2.123,4 triliun.

Dana pihak ketiga (DPK) naik 8,2 persen menjadi Rp1.474,8 triliun, sedangkan penyaluran kredit tumbuh 6,3 persen menjadi Rp1.438,1 triliun.

Kinerja itu ditopang Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,4 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator.

’’Likuiditas juga aman, Loan to Deposit Ratio (LDR) kami berada di 86,5 persen. Ini memberi ruang bagi BRI untuk terus tumbuh sehat dan berkelanjutan,’’ kata Viviana. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#investasi saham bank #saham BBRI #ekonomi Indonesia #buyback saham #kinerja keuangan bri #Viviana Dyah Ayu #RUPST BRI #bri #laba BRI 2025 #fundamental BRI