Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

3.000 Pelari Ramaikan wondr Surabaya ITS Run 2025, BNI Dorong Ekonomi Digital dan UMKM Lokal

Hengky Ristanto • Selasa, 4 November 2025 | 14:34 WIB
Ribuan peserta wondr Surabaya ITS Run 2025 memadati kawasan Balai Kota Surabaya.
Ribuan peserta wondr Surabaya ITS Run 2025 memadati kawasan Balai Kota Surabaya.

SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 3.000 pelari dari berbagai komunitas, alumni, dan masyarakat umum memadati pusat Kota Surabaya dalam ajang wondr Surabaya ITS Run 2025, Minggu (2/11/2025).

Kegiatan hasil kolaborasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Ikatan Alumni ITS PW Jatim, dan Pemerintah Kota Surabaya ini sukses menghadirkan semangat sport tourism yang berdampak langsung terhadap ekonomi lokal dan gaya hidup sehat masyarakat.

Acara dibuka dengan seremoni flag off di Balai Kota Surabaya oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rektor ITS Prof Bambang Pramujati, dan Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho.

Ribuan peserta berlari dalam tiga kategori—10K, 5K, dan 2K—melintasi sejumlah ikon kota, mulai Balai Kota, Jalan Gubernur Suryo, Taman Apsari, hingga Kampus ITS Sukolilo.

Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BNI dalam membangun ekosistem gaya hidup sehat berbasis layanan keuangan digital.

“Kami hadir sebagai mitra dalam membangun ekosistem gaya hidup sehat yang terintegrasi dengan layanan keuangan digital,” ujarnya.

Menurut Eko, dukungan BNI terhadap kegiatan seperti wondr Surabaya ITS Run sejalan dengan upaya perusahaan memperluas akses inklusi keuangan digital di ruang publik.

Selama acara, peserta dan pengunjung dapat melakukan transaksi non-tunai menggunakan wondr by BNI, BNI TapCash, serta BNI Debit Contactless.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi lintas sektor yang mampu membawa manfaat sosial dan ekonomi bagi warga kota.

“Event ini bukan sekadar lomba lari, tetapi ajang mempererat kebersamaan dan kolaborasi. Sport tourism seperti ini menghidupkan ruang kota dan membuka kesempatan bagi UMKM untuk tumbuh bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian IKA ITS PW Jatim Yoke Candra Katon menilai ajang ini sebagai model kolaborasi baru yang menggabungkan semangat akademik, solidaritas alumni, dan visi kota berdaya saing.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang lari, tetapi wadah membangun jejaring kemanfaatan. Ada ITS dengan kekuatan intelektual, alumni dengan jejaring luas, pemerintah kota dengan dukungan kebijakan, serta BNI dengan inovasi finansial. Semua bersatu demi kebaikan masyarakat,” ungkapnya.

Adapun Sekretaris Umum IKA ITS PW Jatim sekaligus Wakil Rektor II ITS Machsus menambahkan, filosofi berlari menjadi simbol semangat ITS untuk terus berpacu memberi manfaat bagi bangsa.

“Kami akan menjadikan wondr Surabaya ITS Run Fest sebagai agenda tahunan kolaboratif antara ITS, IKA ITS PW Jatim, dan Pemkot Surabaya,” ujarnya.

Ketua Pelaksana wondr Surabaya ITS Run 2025 Malik Atmadja menyebut kegiatan ini juga memberi dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.

Puluhan UMKM binaan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya turut membuka tenant selama acara berlangsung.

“Peserta berlari, masyarakat berdaya. Perputaran ekonomi lokal meningkat signifikan berkat keterlibatan UMKM,” ujarnya.

Ajang wondr Surabaya ITS Run 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, komunitas, dan sektor perbankan dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, BNI terus memperkuat peranannya dalam membangun ekonomi lokal yang inklusif, mendorong budaya transaksi digital, serta menanamkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat Surabaya yang dinamis. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#eri cahyadi #IKA ITS Jatim #sport tourism #BNI #ekonomi lokal #Ekonomi kreatif #pemkot surabaya #wondr by BNI #event lari Surabaya #Inklusi Keuangan Digital #UMKM surabaya #its surabaya #CSR BNI