Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Gagal di Awal, Kini Aminah Sukses Bangun UMKM Tekstil Ramah Lingkungan Berkat BRI

Hengky Ristanto • Jumat, 7 November 2025 | 19:56 WIB
Aminah Tri Astuti menunjukkan hasil karya ecoprint miliknya di workshop Qaniacraft Ecoprint, Bekasi. UMKM ini sukses berkembang berkat pendampingan BRI.
Aminah Tri Astuti menunjukkan hasil karya ecoprint miliknya di workshop Qaniacraft Ecoprint, Bekasi. UMKM ini sukses berkembang berkat pendampingan BRI.

Jawa Pos Radar Madiun – Siapa sangka kegagalan bisa menjadi awal kesuksesan? Itulah yang dialami Aminah Tri Astuti, pemilik Qaniacraft Ecoprint, UMKM tekstil ramah lingkungan asal Kranggan Permai, Bekasi.

Berawal dari percobaan sederhana membantu anak membuat tugas sekolah, Aminah justru menemukan teknik ecoprint, metode pewarnaan kain dengan daun dan bahan alami.

“Percobaan pertama gagal karena salah alat, tapi dari situ saya tertarik dan terus belajar,” kenangnya.

Saat pandemi, Aminah memanfaatkan waktu di rumah untuk memperdalam teknik tersebut lewat workshop daring.

Kini, Qaniacraft Ecoprint memproduksi berbagai busana, mulai pashmina, outer, vest, hingga busana kasual berbahan kain alami yang dikerjakan manual dengan teknik pounding dan steam.

Prosesnya bisa memakan waktu dua hingga tiga minggu untuk menghasilkan satu lembar kain dengan motif unik.

Pengalaman di dunia butik sebelumnya membantu Aminah menata usahanya lebih profesional.

Ia juga aktif mengikuti pameran dan mendirikan Bekasi Ecoprint Club, komunitas beranggotakan 13 brand lokal yang rutin menggelar kegiatan edukatif, fashion show, dan pameran bersama.

“Komunitas ini tempat kami belajar bareng dan saling berbagi pengalaman,” ujarnya.

Tonggak penting datang ketika Aminah bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta pada pertengahan 2025.

Melalui program BRIncubator, ia mengikuti pelatihan intensif tiga bulan tentang strategi pemasaran dan digitalisasi usaha.

“Banyak ilmu baru yang saya dapat, mulai dari menentukan target pasar sampai promosi efektif,” katanya.

Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan, program BRIncubator merupakan bagian dari komitmen BRI membantu UMKM naik kelas dan menembus pasar ekspor.

“Kami sudah memiliki 54 Rumah BUMN di seluruh Indonesia dan menggelar lebih dari 17 ribu pelatihan. Fokusnya adalah literasi, digitalisasi, dan peningkatan daya saing pelaku usaha,” terangnya.

Bagi Aminah, dukungan BRI bukan sekadar pelatihan, tapi penguatan mental dan visi bisnis.

“Bimbingan ini benar-benar membuka wawasan. Semoga terus berkelanjutan supaya UMKM bisa tumbuh dan bermanfaat bagi lebih banyak orang,” tutupnya dengan senyum bangga. (*/her)

Editor : Hengky Ristanto
#umkm #sustainable fashion #umkm ramah lingkungan #pelatihan BRI #rumah BUMN #digitalisasi UMKM #ecoprint #bekasi #BRIncubator #Qaniacraft Ecoprint #pengrajin lokal #bri