Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dekatkan Akses Layanan Keuangan, BRILink Agen Waisun Jadi Tumpuan Warga Papua Pegunungan

Hengky Ristanto • Senin, 19 Januari 2026 | 11:58 WIB
BRILink jadi andalan warga di Papua Pegunungan dalam mengakses berbagai layanan keuangan.
BRILink jadi andalan warga di Papua Pegunungan dalam mengakses berbagai layanan keuangan.

Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah belantara Papua Pegunungan, tepatnya di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, akses perbankan adalah sebuah kemewahan.

Jarak yang jauh dari kantor cabang bank membuat roda ekonomi warga sering kali terhambat.

Namun, kehadiran Agen BRILink Waisun yang dikelola oleh Alfrida Pasongli menjadi oase di tengah keterbatasan tersebut.

Sejak tahun 2019, Alfrida telah menjadi tumpuan bagi petani dan pedagang pasar di wilayah tersebut untuk melakukan transaksi keuangan, mulai dari transfer hingga tarik tunai.

Baca Juga: Bingung Pilih PTN dan Jurusan? Cek Rasionalisasi SNBP 2026 di 5 Link Ini untuk Prediksi Peluang Lolos

Berawal dari Susahnya Akses Bank

Alfrida menceritakan, keputusannya membuka Agen BRILink berawal dari kepekaan sosial melihat kondisi sekitarnya.

Wilayah Dekai merupakan pusat aktivitas pasar yang ramai, namun ironisnya, lokasi kantor bank cukup jauh.

"Awal mula kami memilih usaha Agen BRILink karena ingin menambah penghasilan. Selain itu, kami melihat wilayah ini berada di pusat aktivitas pasar, namun lokasinya cukup jauh dari kantor bank," kenang Alfrida.

Baca Juga: Jadwal Alter Ego vs Aurora PH: Tiket Final M7 World Championship di Depan Mata, Apakah Hoki Berlanjut di Semifinal Upper Bracket?

Tantangan Sinyal hingga Keamanan

Mengelola jasa keuangan di pedalaman Papua bukanlah perkara mudah.

Alfrida mengakui tantangan yang dihadapinya sangat kompleks, mulai dari stabilitas jaringan internet yang sering hilang timbul hingga kondisi keamanan wilayah yang menuntut kewaspadaan ekstra.

Meski demikian, ketelatenan dan keberanian Alfrida membuahkan hasil. Kini, ia sukses mengelola empat outlet dan naik kelas menjadi Agen Juragan.

Status ini membuatnya mendapatkan perlakuan istimewa dari BRI, seperti layanan pickup service hingga fasilitas penyetoran di hari libur.

Baca Juga: Incar Jurusan IT di SNBP 2026? Ini Daftar Kampus Terbaik Paling Diminati di 2025 Selain ITB dan ITS

Tumpuan Harapan Warga Papua Pegunungan

Dampak sosial dari usaha Alfrida sangat terasa bagi masyarakat.

Agen BRILink Waisun memungkinkan para orang tua untuk tetap bisa mengirim uang biaya sekolah anak mereka yang merantau, meskipun kantor bank sedang tutup atau libur.

"Mama-mama kampung bisa bertransaksi di kios kami saat bank tutup, dengan harapan dapat mengirimkan sedikit rezeki untuk anak-anak mereka yang bersekolah di luar daerah," tutur Alfrida.

Selain membantu transaksi, usaha ini juga menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar dan berkontribusi untuk rumah ibadah serta sekolah setempat.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengapresiasi ketangguhan agen-agen seperti Alfrida. Menurutnya, keberadaan BRILink di wilayah sulit akses seperti Dekai adalah wujud nyata inklusi keuangan.

"Layanan ini selain membantu memudahkan aktivitas transaksi warga sekaligus turut mendukung penguatan ekonomi lokal melalui peran agen di daerah," ujar Dhanny.

Langkah ini dinilai selaras dengan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari bawah untuk pemerataan ekonomi, serta Asta Cita ketiga mengenai penciptaan lapangan kerja berkualitas. (*)

Editor : Mizan Ahsani
#BRILink #transaksi digital #layanan keuangan #Papua Pegunungan #bri #transaksi