Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Desa Sumowono Jadi Desa BRILiaN, Ekonomi Sayur Tumbuh Pesat

Hengky Ristanto • Selasa, 31 Maret 2026 | 07:09 WIB
Aktivitas pasar sayur di Desa Sumowono menjadi penggerak utama ekonomi warga berbasis pertanian.
Aktivitas pasar sayur di Desa Sumowono menjadi penggerak utama ekonomi warga berbasis pertanian.

Jawa Pos Radar Madiun – Desa Sumowono, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan geliat ekonomi berbasis pertanian dan inovasi desa.

Berada di kawasan pegunungan, desa ini menjadikan sektor sayur sebagai tulang punggung ekonomi warga.

Kepala Desa Sumowono Budiyono mengatakan, keberadaan pasar menjadi kekuatan utama penggerak ekonomi masyarakat.

’’Potensi ekonomi yang paling dirasakan masyarakat saat ini adalah keberadaan pasar,’’ ujarnya.

Sumowono memiliki tiga pasar yang beroperasi bergantian hampir sepanjang hari. Aktivitas jual beli melibatkan petani, pedagang, hingga pembeli dari berbagai daerah.

Sayuran segar dari desa tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga didistribusikan ke luar wilayah.

Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Aji Bodronoyo menjadi kunci penggerak. Lembaga ini mengelola berbagai unit usaha, mulai pasar desa, layanan keuangan, pengelolaan sampah, hingga layanan digital.

Salah satu inovasi yang berkembang adalah layanan ONNO (Delivery Online Sumowono). Layanan ini memfasilitasi belanja online sekaligus membuka lapangan kerja bagi pemuda desa.

Setiap hari, ONNO melayani sekitar 50 hingga 60 pesanan, mulai kebutuhan harian hingga produk UMKM.

Di sisi lain, geliat UMKM juga tumbuh di kawasan alun-alun desa. Puluhan pedagang aktif, didominasi sektor kuliner.

Dukungan permodalan dan digitalisasi turut diperkuat melalui kolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia. Melalui penyaluran KUR, QRIS, hingga EDC, pelaku usaha didorong naik kelas.

Hasilnya, Desa Sumowono berhasil masuk 15 besar Desa BRILiaN 2025 tingkat nasional.

Direktur Bisnis Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menyebut, program Desa BRILiaN dirancang untuk menciptakan model pengembangan desa berbasis potensi lokal.

’’Program ini bukan sekadar label, tetapi mendorong desa tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing,’’ tegasnya.

Editor : Hengky Ristanto
#Sumowono #pertanian sayur #Desa BRILiaN #UMKM Desa #bra