Jawa Pos Radar Ngawi – Identitas mayat perempuan yang ditemukan tersangkut di rerimbunan bambu di Dam Kedungputri, Paron, akhirnya terungkap.
Polisi memastikan korban adalah Sini, 55, warga Dusun Kleleng, Desa Kletekan, Kecamatan Jogorogo.
Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama mengatakan, kepastian identitas diperoleh setelah keluarga mendatangi kamar jenazah RSUD dr Soeroto.
’’Berdasarkan keterangan keluarga dan kecocokan ciri-ciri fisik, jenazah tersebut dipastikan adalah Sini,’’ ujarnya, Selasa (31/3).
Pencocokan dilakukan melalui pakaian terakhir, tanda tahi lalat di wajah, serta kondisi gigi korban.
Sini sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi tersangkut di Dam Kedungputri aliran Sungai Ketonggo, Minggu (29/3).
Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas sehingga sempat memunculkan misteri.
Kapolres yang akrab disapa Yoga itu mengungkapkan, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak puluhan tahun lalu.
Selama hampir 20 tahun, korban tinggal bersama keluarga di Jogorogo dan kerap keluar rumah tanpa tujuan jelas.
Sekitar 12 tahun lalu, korban sempat hilang dan tidak ditemukan hingga dianggap menghilang oleh keluarga.
’’Setahun terakhir, korban kembali ditemukan setelah pihak rumah sakit jiwa di Jogjakarta menghubungi keluarga, lalu kembali tinggal bersama kerabat,’’ bebernya.
Pada Senin (23/3), korban sempat berpamitan kepada kakaknya untuk menuju wilayah Kecamatan Sine dengan alasan mencari anaknya. Namun, keesokan harinya korban kembali menghilang.
Beberapa hari kemudian, keluarga mendapat informasi adanya penemuan jenazah perempuan di Sungai Ketonggo.
Setelah dilakukan pengecekan, keluarga memastikan korban adalah Sini.
’’Tidak ada dugaan kekerasan dan keluarga menerima sebagai musibah,’’ pungkasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto