Jawa Pos Radar Madiun – Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, berhasil mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal.
Kampung Koboi menjadi ikon baru penggerak ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Tugu Selatan M Eko Windiana mengatakan, transformasi desa mulai terlihat sejak masuk nominasi Program Desa BRILiaN.
’’Kampung Koboi berawal dari Kampung Teksas yang mayoritas warganya penunggang kuda,’’ ujarnya.
Kampung tersebut kini berkembang menjadi destinasi wisata edukatif. Selain menarik wisatawan, juga membuka peluang usaha baru bagi warga.
Pengembangan ekonomi desa dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara terintegrasi.
Sejumlah unit usaha dijalankan. Mulai layanan internet desa, kafe UMKM, hingga pengelolaan wisata.
BUMDes juga menghadirkan layanan keuangan melalui BRILink Agen untuk mempermudah transaksi masyarakat.
Dampak ekonomi mulai dirasakan. Kunjungan wisata meningkat dan membuka peluang pendapatan baru, khususnya bagi penunggang kuda.
Selain pariwisata, sektor peternakan juga berkembang. Produksi susu sapi perah mencapai sekitar 2.000 liter per hari.
Di sektor pertanian, kelompok tani diperkuat melalui bantuan alat dan pendampingan guna meningkatkan produksi.
Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, Program Desa BRILiaN dirancang untuk memperkuat ekonomi desa.
’’Program ini mendorong desa mengoptimalkan potensi melalui penguatan kelembagaan dan akses pembiayaan,’’ ujarnya. (*)
Editor : Hengky Ristanto