Waspada! Rupiah Senin Hari Ini Nyaris Tembus Rp 17 Ribu, Ada Dua Masalah yang Jadi Penyebab

Satrio Jati • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 11:04 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah. (JAWA POS)
Ilustrasi nilai tukar rupiah. (JAWA POS)

Jawa Pos Radar Madiun - Nilai tukar rupiah pada Senin pagi melemah 16 poin atau 0,09 persen menjadi Rp16.996 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan kurs rupiah dipengaruhi kekhawatiran eskalasi perang di Timur Tengah (Timteng).

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran eskalasi perang di Timteng dan harga minyak mentah yang masih terus naik,” ucapnya.

Mengutip Anadolu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan kemungkinan serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatan di Iran pada Selasa (7/4), dalam perang antara AS dan Israel melawan Iran.

Baca Juga: Sudah Bicara dengan John Herdman, Luke Vickery OTW Jalani Naturalusasi untuk Bela Timnas Indonesia?

Dalam pernyataannya, Trump menambahkan bahwa Tehran harus membuka Selat Hormuz atau mereka akan hidup menderita.

“Trump mengancam Iran akan menjadi neraka besok Selasa (7/4) apabila Hormuz tidak dibuka,” kata Lukman.

Untuk harga minyak West Texas Intermediate (WTI) sendiri, sempat naik 115 dolar AS per barel pagi ini, dan sedikit terkoreksi ke angka 112 dolar AS per barel.

Baca Juga: Rekomendasi Sepeda Lipat, Hybrid, dan MTB Harga Rp 2 Jutaan untuk Pulang Pergi ke Kantor, Nyaman Dipakai Harian!

“Indeks dolar AS sendiri naik didukung oleh data pekerjaan AS NFP (Non-Farm Payroll) yang lebih kuat dari perkiraan,” ungkap dia.

Mengutip Xinhua, jumlah pekerjaan di sektor NFP meningkat 178 ribu secara musiman selama bulan Maret 2026, melampaui perkiraan ekonom sebesar 59 ribu.

Tingkat pengangguran juga turun menjadi 4,3 persen dibandingkan 4,4 persen pada Februari 2026 dengan ekspektasi 4,4 persen.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan berkisar Rp16.950-Rp17.050 per dolar AS. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
kurs hari ini iran rupiah selat hormuz nilai tukar