BOJONEGORO – Program Holding Ultra Mikro BRI Group mulai menunjukkan dampak nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera.
Salah satu kisah sukses datang dari Novi Widianingsih, pelaku usaha yang berhasil mengembangkan toko sandal dan sepatu hingga mampu menyerap tenaga kerja.
“Sekarang usaha saya berkembang dan bisa membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Novi diketahui bergabung dalam program PNM Mekaar sejak 2019. Melalui program tersebut, ia tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Dari proses tersebut, kemampuan bisnis dan kepercayaan dirinya terus meningkat.
Tak berhenti di situ, Novi juga memperluas perannya dengan menjadi agen layanan keuangan melalui program BRILink Agen Mekaar.
Peran ini memberikan tambahan penghasilan sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat sekitar.
“Per bulan bisa melayani lebih dari 60 transaksi,” katanya.
Layanan yang disediakan meliputi tarik tunai, transfer, hingga pembayaran berbagai tagihan.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, sinergi dalam Holding Ultra Mikro menjadi kunci dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Tidak hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga memperluas akses layanan keuangan,” ujarnya.
Data BRI mencatat, sepanjang 2025, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah perempuan ultra mikro.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,4 juta nasabah berhasil naik kelas ke layanan BRI dan Pegadaian.
Selain itu, lebih dari 450 ribu nasabah juga telah berkembang menjadi agen BRILink.
Program ini diharapkan terus mendorong inklusi keuangan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
Editor : Hengky Ristanto