MADIUN – Peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga kian nyata.
Hal itu terlihat dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Boga Tamanan di Sleman yang sukses mengembangkan budidaya lidah buaya.
Ketua KWT Sumber Boga Tamanan Nurul Komariyah mengatakan, kelompok tersebut dibentuk pada 2018 untuk memberdayakan perempuan di lingkungan setempat.
“Mayoritas ibu rumah tangga, kami dorong agar lebih produktif,” ujarnya.
Awalnya, budidaya dilakukan di lahan terbatas sekitar 200–300 meter persegi.
Seiring waktu, usaha berkembang hingga kini memanfaatkan lahan sekitar 1.000 meter persegi dengan jumlah tanaman mencapai 900–1.000 pohon.
Hasil panen tidak hanya dijual mentah, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk.
Mulai minuman, keripik, permen, hingga sabun. Keripik lidah buaya menjadi produk unggulan.
Perkembangan usaha semakin pesat setelah mendapat dukungan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Melalui program pemberdayaan, kelompok memperoleh pelatihan, akses pembiayaan, serta bantuan peralatan melalui program CSR.
“Bantuan sangat mendukung produktivitas kami,” jelas Nurul.
Salah satu dukungan berupa sistem pengairan berbasis digital yang dapat dipantau melalui ponsel.
Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K menilai pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong ekonomi inklusif,” ujarnya. (*)
Editor : Hengky Ristanto