Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah perlu merumuskan strategi yang lebih terarah dan komunikatif guna menghadapi ancaman risiko global yang dipicu oleh konflik geopolitik yang belum stabil.
Kenaikan harga energi saat ini bukan sekadar respons jangka pendek, melainkan bagian dari penyesuaian struktural ekonomi yang lebih luas.
Fakhrul Fulvian menyarankan adanya pemberian insentif yang lebih spesifik atau targeted cushioning daripada memberikan stimulus dalam skala besar.
Penguatan sektor logistik dan transportasi publik dianggap mampu menahan laju transmisi harga barang ke konsumen.
"Pertama, komunikasi kebijakan harus eksplisit, bahwa kenaikan ini adalah bagian dari penyesuaian struktural, bukan sekadar respons jangka pendek. Kedua, perlu ada targeted cushioning, bukan stimulus besar-besaran. Misalnya, penguatan bantuan transportasi publik atau insentif sektor logistik untuk menahan transmisi harga," tambahnya.
Dinamika konflik dunia saat ini meningkatkan kekhawatiran akan munculnya dampak tambahan atau second-round effect pada berbagai sektor ekonomi.
Baca Juga: Kelas Menengah Ditekan Kenaikan Harga BBM dan LPG, Ekonom: Tidak Dapat Bansos, tapi Biaya Hidup Naik
Lonjakan harga risiko global ini dikhawatirkan merambat mulai dari harga pangan hingga memengaruhi ekspektasi pasar terhadap inflasi masa depan.
"Dengan dinamika global saat ini, terutama terkait harga energi dan konflik geopolitik, risiko second-round effect tetap ada. Kenaikan harga energi bisa merambat ke harga pangan, logistik, hingga ekspektasi inflasi. Oleh karena itu, koordinasi fiskal dan moneter menjadi sangat krusial untuk memastikan ekspektasi inflasi tetap terjaga," jelas Fakhrul.
Ketepatan akurasi dan kecepatan distribusi bantuan sosial tetap menjadi instrumen yang relevan untuk melindungi kelompok paling bawah.
Namun, koordinasi antar-lembaga keuangan negara tetap menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian.
Melalui pendekatan yang transparan, masyarakat diharapkan dapat memahami alasan di balik penyesuaian harga energi yang terjadi.
Langkah-langkah preventif yang terukur akan sangat membantu dalam meredam gejolak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul akibat tekanan eksternal tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani