Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kinerja PNM Melejit, Aset Tembus Rp57 Triliun dalam 5 Tahun

Hengky Ristanto • Kamis, 23 April 2026 | 13:29 WIB
Kinerja PNM meningkat pesat sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro BRI Group. FOTO: BRI
Kinerja PNM meningkat pesat sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro BRI Group. FOTO: BRI

JAKARTA – Kinerja PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melesat dalam lima tahun terakhir.

Integrasi dalam Holding Ultra Mikro BRI Group sejak 2021 menjadi pendorong utama penguatan tersebut.

Aset PNM meningkat signifikan dari Rp31,7 triliun pada 2020 menjadi Rp57 triliun pada 2025. Liabilitas juga naik dari Rp26,1 triliun menjadi Rp45,3 triliun.

Kenaikan ini mencerminkan kapasitas pembiayaan yang semakin besar bagi masyarakat prasejahtera produktif.

Dari sisi permodalan, ekuitas melonjak lebih dari dua kali lipat. Yakni dari Rp5,6 triliun menjadi Rp11,7 triliun.

Struktur modal yang semakin kuat menjadi fondasi ekspansi bisnis perseroan.

Kinerja laba pun terdongkrak tajam. Dari Rp359 miliar pada 2020 menjadi Rp1,14 triliun pada 2025.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan ekspansi yang diimbangi pengelolaan risiko yang lebih solid.

Group CEO BRI Hery Gunardi menilai Holding Ultra Mikro menjadi platform strategis dalam menciptakan sinergi lintas entitas.

“Pendekatan ekosistem ini efektif mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Dukungan digitalisasi juga memperkuat kapabilitas bisnis.

Selain berdampak pada kinerja keuangan, ekosistem tersebut turut memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro. Termasuk perempuan yang menjadi salah satu fokus pemberdayaan.

BRI Group memastikan akan terus memperkuat Holding Ultra Mikro sebagai penggerak inklusi keuangan nasional.

Langkah ini diharapkan mampu memperluas layanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#iklusi keuangan #BRI Group #holding ultra mikro #pembiayaan umkm #PNM