Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Targetkan Pertumbuhan Kredit 7-9 Persen, BRI Optimistis Perkuat Segmen UMKM di Tahun 2026

Dony Christiandi • Kamis, 23 April 2026 | 14:03 WIB
Agen BRILink melayani transaksi keuangan masyarakat di tingkat kelurahan.
Agen BRILink melayani transaksi keuangan masyarakat di tingkat kelurahan.

Jawa Pos Radar Madiun - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan kredit pada kisaran 7 hingga 9 persen secara tahunan (yoy) di sepanjang tahun ini.

Optimisme ini muncul seiring dengan prospek ekonomi domestik yang positif, terutama pada segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung bisnis perseroan.

Kondisi permodalan yang solid dan likuiditas yang memadai memberikan ruang bagi perseroan untuk mencapai target pertumbuhan kredit secara berkualitas.

Fokus utama perusahaan adalah melakukan ekspansi secara selektif dengan tetap mematuhi prinsip kehati-hatian demi menjaga keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Direktur Finance & Strategy BRI, Achmad Royadi, menegaskan bahwa permodalan yang kuat merupakan modal utama dalam mendukung pertumbuhan kredit tersebut.

Baca Juga: Hadapi Malut United, Persebaya Bakal Terapkan Taktik "Sepak Bola Bahagia" Ala Bernardo Tavares

"Dengan likuiditas dan permodalan yang solid, BRI memiliki ruang yang cukup untuk terus mendorong ekspansi kredit secara selektif dan berkualitas, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian," ujar Achmad Royadi.

Kapasitas keuangan BRI juga tercermin dari penetapan total dividen tunai tahun buku 2025 yang mencapai Rp52,1 triliun atau setara Rp346,00 per lembar saham.

 Distribusi laba ini menunjukkan ketahanan modal perseroan yang tetap tangguh meskipun telah membagikan dividen interim dalam jumlah besar kepada para pemegang saham.

Hingga akhir tahun 2025, ekuitas BRI tercatat tumbuh 2,4 persen menjadi Rp330,9 triliun berkat kemampuan perseroan menghasilkan laba bersih secara konsisten.

Baca Juga: Spesifikasi Biodiesel B50, BBM dari Sawit yang Rencananya Bakal Diproduksi Masal

Fundamental yang kokoh ini didukung oleh Capital Adequacy Ratio (CAR) konsolidasi sebesar 26,63 persen, sebuah angka yang berada jauh di atas ambang batas regulasi.

Dari aspek likuiditas, perseroan menjaga struktur pendanaan yang stabil dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 136,9 persen.

Angka-angka ini memastikan bahwa BRI memiliki napas yang panjang untuk tetap ekspansif secara terukur demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui kombinasi fundamental yang kuat dan pembagian dividen yang optimal, BRI berkomitmen menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Perseroan optimistis bahwa sinergi antara penciptaan nilai bagi pemegang saham dan ekspansi bisnis yang sehat akan terus terjaga di masa depan. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#kredit #KUR #penyaluran kredit #KUR BRI #bri