Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

BRI Bagi Dividen Rp 52,1 Triliun, Rp 346 per Saham

Hengky Ristanto • Jumat, 24 April 2026 | 09:43 WIB
RUPST BRI 2026 menetapkan pembagian dividen jumbo kepada pemegang saham. FOTO: BRI
RUPST BRI 2026 menetapkan pembagian dividen jumbo kepada pemegang saham. FOTO: BRI

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membagikan dividen jumbo kepada pemegang saham.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, total dividen tunai ditetapkan Rp 52,1 triliun atau Rp 346 per saham.

Nilai tersebut sudah termasuk dividen interim Rp 137 per saham senilai Rp 20,6 triliun yang telah dibayarkan pada 15 Januari 2026.

Direktur Finance & Strategy Achmad Royadi menyatakan, kebijakan ini mencerminkan keseimbangan antara imbal hasil bagi pemegang saham dan keberlanjutan bisnis.

“Likuiditas dan permodalan kami solid, sehingga tetap ada ruang ekspansi kredit yang selektif dan berkualitas,” ujarnya.

Pembagian dividen mengacu pada laba bersih konsolidasian tahun buku 2025 sebesar Rp 57,132 triliun.

Sementara laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 56,65 triliun.

Kinerja keuangan Bank Rakyat Indonesia juga ditopang struktur permodalan yang kuat.

Hingga akhir 2025, ekuitas tercatat Rp 330,9 triliun atau tumbuh 2,4 persen secara tahunan.

Dari sisi likuiditas, rasio tetap terjaga. Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 136,9 persen dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) 117,7 persen.

Sementara rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 26,63 persen secara konsolidasi dan 23,52 persen secara bank only. Posisi tersebut jauh di atas ketentuan regulator.

Sejalan dengan Rencana Kerja Tahunan Perseroan (RKAP) 2026, BRI menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 7–9 persen secara tahunan.

“Optimisme ini terutama ditopang segmen UMKM sebagai core business,” pungkasnya. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#RUPST 2026 #kinerja bank #Dividen BRI #saham bri #bri