Jawa Pos Radar Madiun - Sentimen negatif dari dalam negeri turut memperparah pelemahan IHSG setelah lembaga Fitch Ratings menurunkan outlook kredit empat bank besar di Indonesia.
Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) kini memiliki outlook negatif dari sebelumnya stabil.
Penurunan profil kredit perbankan raksasa ini memicu aksi jual oleh pelaku pasar yang khawatir terhadap stabilitas sektor keuangan domestik pekan depan.
Di sisi lain pemerintah kini tengah berupaya mengamankan 150 juta barel minyak mentah dari Rusia untuk melindungi stok energi nasional.
Baca Juga: Waspada Inflasi Global, IHSG Terjun Bebas ke Level 7.129 Saat Negosiasi AS-Iran Buntu
Langkah strategis ini diambil sebagai antisipasi terhadap konflik di kawasan Timur Tengah yang terus mengancam ketahanan energi dalam negeri.
Pekan depan pelaku pasar akan sangat mencermati hasil FOMC Meeting oleh The Fed yang diperkirakan masih mempertahankan suku bunga di level tinggi.
Pertemuan Bank of Japan juga menjadi perhatian karena inflasi di Jepang yang meningkat meskipun suku bunga diperkirakan tetap di angka 0,75 persen.
Investor kini cenderung bersikap lebih hati-hati sambil menanti rilis data PDB kuartal I-2026 serta data tenaga kerja dari kawasan Asia maupun Amerika. (naz)
Editor : Mizan Ahsani