Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah memberikan jaminan bahwa lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tidak akan mengganggu stabilitas sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal ini dikarenakan mayoritas pelaku usaha kecil masih mengandalkan energi bersubsidi yang harganya tetap dipatok pemerintah.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menjelaskan bahwa penggunaan Solar subsidi, Pertalite, hingga LPG 3 kg masih menjadi tumpuan utama UMKM dalam menjalankan operasional mereka.
“Kalau dalam konteks bahan bakar energi, BBM seharusnya tidak ada dampaknya. Hampir rata-rata UMKM menggunakan BBM subsidi, dan itu tidak mengalami kenaikan,” ujar Maman di Jakarta, Senin (27/4).
Baca Juga: Gelar Aksi Sosial di 13 Kota, Taspen Salurkan Bantuan Fasilitas Belajar kepada Ratusan Anak
Harga BBM per 18 April 2026
Kenaikan harga minyak global akibat ketegangan di Timur Tengah memang memaksa Pertamina menyesuaikan harga produk nonsubsidi.
Berikut adalah perbandingan harga terbaru di wilayah Pulau Jawa: