Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BRI Perkuat Pembiayaan Hijau dan UMKM Berkelanjutan, Kredit Tembus Rp 718,8 Triliun

Hengky Ristanto • Senin, 11 Mei 2026 | 22:40 WIB
BRI memperkuat pembiayaan hijau dan UMKM berkelanjutan untuk mendukung ekonomi rendah karbon dan inklusi keuangan.
BRI memperkuat pembiayaan hijau dan UMKM berkelanjutan untuk mendukung ekonomi rendah karbon dan inklusi keuangan.

Jawa Pos Radar Madiun – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat pembiayaan berkelanjutan di tengah dorongan global menuju ekonomi hijau dan inklusif.

Hingga akhir Maret 2026, mayoritas penyaluran kredit BRI telah diarahkan pada sektor sosial dan ramah lingkungan.

Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu R.K. mengatakan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) kini menjadi bagian utama strategi bisnis perseroan.

Menurut dia, keberlanjutan tidak lagi sekadar memenuhi regulasi, tetapi sudah menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

“‘Keberlanjutan di BRI tidak lagi sekadar memenuhi aspek kepatuhan terhadap regulasi, melainkan telah terintegrasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan,’’ ujarnya dalam konferensi pers Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Jakarta, 30 April lalu.

BRI mencatat penyaluran Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau social loan mencapai Rp 718,8 triliun hingga akhir Maret 2026. Nilai itu setara 53 persen dari total kredit BRI.

Mayoritas pembiayaan difokuskan pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperluas inklusi keuangan sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu, pembiayaan hijau atau green loan tercatat sebesar Rp 96,6 triliun atau sekitar 7,1 persen dari total pinjaman perseroan.

Dana tersebut disalurkan ke sejumlah sektor ramah lingkungan.

Mulai energi terbarukan, transportasi hijau, bangunan ramah lingkungan, hingga sektor pendukung ekonomi rendah karbon lainnya.

Di sisi lain, BRI juga memperkuat struktur pendanaan melalui sustainable wholesale funding yang hingga triwulan I 2026 mencapai Rp 39,3 triliun atau setara 78,2 persen dari total wholesale funding perseroan.

Viviana menegaskan, penguatan pembiayaan sosial dan hijau menjadi bagian penting strategi BRI dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan nasional. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#umkm #Pembiayaan Hijau #bri #Ekonomi Hijau #Green Loan