Jawa Pos Radar Madiun - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) nampaknya belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Berdasarkan data pergerakan pasar spot pada hari ini, Selasa (12/5), Rupiah terus tertekan hingga menembus angka Rp 17.515,55 per Dolar AS, atau mengalami pelemahan sebesar 0,54 persen (+94,10 poin).
Depresiasi yang terus berlanjut sejak pekan lalu ini praktis membuat sejumlah bank besar di Indonesia mulai mengerek harga jual Dolar AS.
Bahkan, kurs jual untuk layanan uang kertas fisik (banknotes) di beberapa bank tercatat sudah melampaui level psikologis Rp 17.700.
Berdasarkan pantauan data per Senin (11/5), selisih harga (spread) antara kurs digital (e-rate) dengan nilai tukar di pasar spot memang masih terbilang tipis.
Namun, spread untuk transaksi Over-The-Counter (OTC) di kantor cabang dan fisik uang kertas sudah mulai mengalami pelebaran yang signifikan.
Baca Juga: Menanti Pengumuman MSCI Hari Ini, OJK dan BEI Kompak Bersuara: Short Term Pain, Long Term Gain
Rincian Kurs Dolar AS di Bank Besar
Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi valuta asing dalam waktu dekat, berikut adalah rincian penawaran kurs beli dan jual Dolar AS di sejumlah perbankan besar Tanah Air.
-
PT HSBC Indonesia
Mematok nilai jual uang fisik tertinggi di antara bank lainnya.
Transfer: Beli Rp 17.180 / Jual Rp 17.630
Banknotes: Beli Rp 17.105 / Jual Rp 17.705 -
PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
e-Rate: Beli Rp 17.415 / Jual Rp 17.435
TT Counter & Banknotes: Beli Rp 17.270 / Jual Rp 17.570
-
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
e-Rate: Beli Rp 17.405 / Jual Rp 17.430
TT Counter: Beli Rp 17.310 / Jual Rp 17.510
-
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
Special Rates: Beli Rp 17.398 / Jual Rp 17.428
TT Counter: Beli Rp 17.305 / Jual Rp 17.475
Baca Juga: BRI Perkuat Pembiayaan Hijau dan UMKM Berkelanjutan, Kredit Tembus Rp 718,8 Triliun
Bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang membutuhkan Dolar AS, disarankan untuk memantau pergerakan kurs secara berkala.
Memanfaatkan transaksi digital (e-rate) melalui aplikasi perbankan bisa menjadi solusi bijak untuk mendapatkan nilai tukar yang jauh lebih bersahabat dibandingkan menukarkan uang fisik di konter.(*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura