BRI Salurkan KUR Rp 65,95 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Penyerap Terbesar

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 18:52 WIB
BRI terus memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat untuk mendukung sektor produktif dan ketahanan pangan nasional.
BRI terus memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat untuk mendukung sektor produktif dan ketahanan pangan nasional.

Jawa Pos Radar Madiun – BRI terus memperkuat dukungan terhadap sektor produktif dan ketahanan pangan nasional melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hingga April 2026, BRI tercatat telah menyalurkan KUR sebesar Rp 65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia.

Mayoritas penyaluran diarahkan ke sektor produksi seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan dengan porsi mencapai 66,47 persen.

Dari total penyaluran tersebut, sektor pertanian menjadi penyerap terbesar dengan nilai mencapai Rp 27,95 triliun atau setara 42,38 persen.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, penyaluran KUR menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap program ketahanan pangan nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Menurut dia, sepanjang empat bulan pertama 2026, KUR BRI telah menjangkau sekitar 558 ribu petani dan 23 ribu nelayan.

“KUR menjadi instrumen pembiayaan untuk memperluas akses modal sekaligus mendorong peningkatan produktivitas usaha masyarakat,” ujarnya.

BRI juga menegaskan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas kredit dalam penyaluran KUR.

Sebab, pembiayaan tersebut berasal dari dana masyarakat yang dihimpun perbankan sehingga aspek transparansi dan akuntabilitas menjadi perhatian utama.

Selain memperluas akses pembiayaan, penyaluran KUR juga disebut berhasil mendorong debitur naik kelas dan mengembangkan skala usahanya.

Hingga April 2026, tercatat sekitar 307 ribu debitur berhasil naik kelas atau mencapai 31,96 persen dari target tahun ini.

Di sisi lain, jangkauan KUR terhadap rumah tangga juga terus meningkat.

Saat ini sekitar 19 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia telah mengakses fasilitas KUR BRI. (her)

Editor : Hengky Ristanto
BRI 2026 pertanian Indonesia ketahanan pangan kredit usaha rakyat KUR BRI