Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BRI Bangun PLTS di Bandung Barat, Desa Bojong Kini Nikmati Energi Bersih

Hengky Ristanto • Senin, 6 Juli 2026 | 20:55 WIB
PLTS berkapasitas 17,4 kWp yang dibangun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program CSR BRI Peduli di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. FOTO: BRI
PLTS berkapasitas 17,4 kWp yang dibangun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program CSR BRI Peduli di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. FOTO: BRI

Jawa Pos Radar Madiun - Akses terhadap energi yang andal menjadi salah satu kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BRI Peduli.

Kehadiran fasilitas energi terbarukan itu tidak hanya memperluas akses listrik bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang baru untuk meningkatkan produktivitas usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

PLTS yang dibangun BRI memiliki kapasitas 17,4 kWp dan didukung Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 43,2 kWh.

Sistem tersebut dirancang untuk menyediakan pasokan listrik yang lebih stabil bagi masyarakat Desa Bojong yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur kelistrikan.

Desa Bojong sendiri merupakan kawasan perbukitan dengan mayoritas penduduk bekerja di sektor pertanian, peternakan, perdagangan kecil, dan usaha mikro.

Dengan beroperasinya PLTS, pasokan listrik tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan fasilitas umum, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketersediaan listrik yang lebih baik memungkinkan pelaku usaha menjalankan kegiatan usahanya secara lebih optimal sehingga produktivitas meningkat.

Kepala Desa Bojong Apad Sutisna mengaku masyarakat merasakan manfaat nyata sejak PLTS mulai beroperasi.

"Setelah PLTS hadir, kami benar-benar merasakan perubahan yang sangat nyata. Desa menjadi lebih terang, masyarakat lebih nyaman beraktivitas pada malam hari, anak-anak dapat belajar dengan lebih tenang, dan pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk meningkatkan produktivitas usahanya," ujarnya.

Menurut Apad, manfaat PLTS tidak hanya sebatas menghadirkan penerangan, tetapi juga membangun optimisme masyarakat terhadap masa depan desa.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat terus dirawat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Yang saya rasakan adalah tumbuhnya semangat dan optimisme masyarakat. Kehadiran PLTS bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka," katanya.

Apad juga berharap semakin banyak desa memperoleh program serupa agar pemerataan akses energi bersih semakin luas.

Penyaluran bantuan PLTS menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain memperluas layanan keuangan hingga pelosok negeri, BRI juga berupaya mendukung transisi menuju energi bersih dan pembangunan berkelanjutan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan pembangunan PLTS merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

"Ini adalah komitmen nyata BRI tidak hanya menghadirkan layanan perbankan hingga pelosok negeri, tetapi juga turut mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat perekonomian desa, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#Bandung Barat #CSR BRI #plts #energi terbarukan #BRI peduli