BRILink Tembus 1,13 Juta Agen, Nilai Transaksi Capai Rp 841 Triliun

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 01:11 WIB
JANGKAU PELOSOK: BRILink Agen menjadi salah satu kanal layanan perbankan BRI yang menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.
JANGKAU PELOSOK: BRILink Agen menjadi salah satu kanal layanan perbankan BRI yang menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

JAKARTA – Jangkauan BRILink Agen terus meluas hingga pelosok Indonesia. Hingga Juni 2026, BRI mencatat 1,13 juta agen telah tersebar di lebih dari 60.753 desa.

Besarnya jaringan tersebut sejalan dengan tingginya aktivitas transaksi.

Sepanjang semester I 2026, BRILink Agen melayani lebih dari 501 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp 841 triliun.

Capaian tersebut memperlihatkan besarnya peran jaringan agen dalam mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.

Terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap kantor bank.

Di sisi lain, keberadaan BRILink Agen juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat yang menjadi mitra.

Pemilik warung, kios pasar, hingga pelaku usaha ultra mikro dapat memperoleh sumber pendapatan tambahan dari transaksi yang dilayani.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, pola kemitraan BRILink Agen dikembangkan melalui konsep sharing economy.

Masyarakat dilibatkan menjadi mitra penyedia layanan keuangan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas tersebut.

’’BRILink Agen menjadi salah satu andalan BRI dalam menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat di berbagai wilayah. Jaringan ini menghadirkan layanan yang mudah diakses dan mempercepat proses transaksi sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan,’’ ujarnya.

Jenis layanan yang tersedia melalui BRILink Agen juga terus berkembang.

Masyarakat tidak hanya dapat memanfaatkan agen untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.

Jaringan tersebut turut menyediakan pembayaran tagihan, pembelian pulsa, layanan asuransi, hingga referensi pinjaman.

Perluasan layanan itu membuat keberadaan agen semakin dekat dengan berbagai kebutuhan transaksi masyarakat.

Jangkauannya yang mencapai puluhan ribu desa sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan.

Menurut Akhmad, manfaat BRILink Agen tidak berhenti pada kemudahan transaksi.

Aktivitas agen di berbagai daerah turut memberikan efek ekonomi bagi masyarakat yang terlibat di dalam ekosistem tersebut.

’’Peran tersebut menempatkan BRILink Agen sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,’’ katanya.

BRI selanjutnya bakal meneruskan pendampingan dan edukasi kepada para agen.

Optimalisasi fitur layanan serta program loyalitas juga disiapkan untuk memperkuat keberlanjutan usaha para mitra BRILink Agen. (*)

Editor : Hengky Ristanto
transaksi BRILink inklusi keuangan umkm BRILink Agen bri