Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Dorong Pelaku Usaha Desa Naik Kelas

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:23 WIB
NAIK KELAS: BRI Peduli memberikan pendampingan hingga fasilitas usaha untuk memperkuat UMKM di Desa Brilian Hargobinangun, Sleman.
NAIK KELAS: BRI Peduli memberikan pendampingan hingga fasilitas usaha untuk memperkuat UMKM di Desa Brilian Hargobinangun, Sleman.

Jawa Pos Radar Madiun – Modal bukan satu-satunya jalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas.

Pendampingan, peningkatan kapasitas, hingga akses pasar juga dibutuhkan agar usaha mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Semangat tersebut diusung BRI Peduli dalam momentum Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap 12 Agustus.

Melalui program pemberdayaan di Desa Brilian, pelaku UMKM didorong semakin berkembang dengan bertumpu pada potensi ekonomi lokal.

Salah satu program tersebut menyasar Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Berada di kawasan dengan potensi wisata, desa ini memiliki ekosistem UMKM yang berkembang di berbagai sektor, mulai kuliner khas hingga jasa wisata.

Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito mengatakan, keberadaan UMKM memiliki peran ganda.

Selain menopang pendapatan masyarakat, geliat pelaku usaha lokal ikut memperkuat sektor pariwisata desa.

’’UMKM tidak hanya menjadi sumber penghasilan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya tarik desa sebagai destinasi wisata,’’ ujarnya.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI Peduli memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana penunjang hingga lapak usaha bagi pelaku UMKM.

Dukungan tidak berhenti pada bantuan fisik. Pendampingan juga dilakukan melalui Mantri BRI dalam bentuk pembinaan usaha, edukasi keuangan, serta pemantauan perkembangan usaha secara berkala.

Manfaat program tersebut dirasakan Darmiyati, pelaku usaha Jadah Tempe Mbok Tenggok.

Bantuan lapak membuat tempat usahanya menjadi lebih layak sekaligus memudahkannya dalam menata produk dan melayani konsumen.

’’Terima kasih BRI Peduli yang sudah memberikan pendampingan serta fasilitas untuk kami pelaku usaha di daerah kami,’’ katanya.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui akses pembiayaan.

Peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan pasar, pendampingan, serta ketersediaan fasilitas pendukung juga menjadi bagian penting agar UMKM mampu berkembang.

’’Momentum Hari UMKM Nasional menjadi pengingat akan pentingnya peran UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat,’’ ujarnya.

Menurut Dhanny, program Desa Brilian dikembangkan untuk membangun ekosistem ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Dengan pendekatan tersebut, pertumbuhan UMKM diharapkan memberikan efek yang lebih luas terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

’’Kami berharap UMKM semakin maju, potensi ekonomi lokal semakin berkembang, dan Desa Hargobinangun dapat menjadi desa yang mandiri serta memiliki daya saing,’’ tegasnya.

Editor : Hengky Ristanto
Hari UMKM Nasional Desa BRILiaN sleman BRI peduli