BRI Bersama Danantara Perkuat UMKM, Kredit Tembus Rp 1.211 Triliun

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:26 WIB
PEMBERDAYAAN: BRI bersama Danantara Indonesia memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan dan berbagai program pemberdayaan UMKM hingga tingkat desa.
PEMBERDAYAAN: BRI bersama Danantara Indonesia memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan dan berbagai program pemberdayaan UMKM hingga tingkat desa.

Jawa Pos Radar Madiun – Memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tak cukup hanya dengan mengucurkan kredit.

Pendampingan, digitalisasi, hingga perluasan akses pasar juga menjadi bagian penting agar pelaku usaha mampu tumbuh dan naik kelas.

Strategi tersebut dijalankan BRI bersama Danantara Indonesia melalui penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan.

Pembiayaan diarahkan ke sektor produktif sekaligus dibarengi berbagai program pemberdayaan hingga tingkat desa.

Hingga akhir triwulan I 2026, portofolio kredit UMKM BRI tercatat mencapai sekitar Rp 1.211 triliun.

Penyaluran pembiayaan tersebut diiringi program peningkatan kapasitas untuk mendorong produktivitas sekaligus memperluas pasar pelaku usaha.

Salah satu program pemberdayaan tersebut dijalankan melalui Desa BRILiaN.

Hingga Juni 2026, program ini telah menjangkau lebih dari 5 ribu desa di berbagai wilayah Indonesia.

Penguatan usaha berbasis komunitas juga dilakukan melalui KlasterkuHidupku.

Hingga periode yang sama, lebih dari 43.337 klaster usaha telah dikembangkan melalui program tersebut.

Tak hanya memperkuat ekosistem di desa, transformasi digital UMKM turut digenjot.

BRI mengembangkan platform LinkUMKM yang hingga Juni 2026 telah dimanfaatkan lebih dari 17,3 juta pelaku usaha.

Platform tersebut menjadi sarana bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas, memperluas akses pasar, hingga membuka peluang kolaborasi bisnis.

BRI juga mengoptimalkan keberadaan 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah.

Lebih dari 18 ribu pelatihan telah diselenggarakan dengan jumlah UMKM terdaftar mencapai 596 ribu.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, pembiayaan dan pemberdayaan harus berjalan beriringan agar UMKM memiliki fondasi yang semakin kuat.

’’Kami meyakini pemberdayaan merupakan kunci agar pelaku usaha tidak hanya memiliki akses terhadap pembiayaan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, naik kelas, dan memberikan kontribusi semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,’’ ujarnya.

Menurut Akhmad, BRI sebagai bagian dari Danantara terus mengarahkan pembiayaan ke sektor produktif, khususnya UMKM.

Strategi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial secara berkelanjutan.

Integrasi pembiayaan, pendampingan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem UMKM yang semakin tangguh.

Dengan ekosistem tersebut, pelaku usaha diharapkan memiliki kapasitas lebih besar untuk berkembang, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi kerakyatan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Hengky Ristanto
Desa BRILiaN kredit umkm Danantara Indonesia bri