BRI Jangkau Pelosok Indonesia, 1,13 Juta BRILink Agen Tersebar di 60 Ribu Desa

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:26 WIB
BRI memperluas jangkauan layanan keuangan hingga wilayah perbatasan dan kepulauan.
BRI memperluas jangkauan layanan keuangan hingga wilayah perbatasan dan kepulauan.

Jawa Pos Radar Madiun – Jarak dan kondisi geografis tak boleh menjadi penghalang masyarakat mengakses layanan perbankan.

BRI memperkuat jangkauannya hingga kawasan perbatasan dan kepulauan melalui kombinasi jaringan kantor, BRILink Agen, layanan digital, hingga perbankan terapung.

Hingga Juni 2026, BRI ditopang lebih dari 7.000 jaringan kantor serta 1,13 juta BRILink Agen yang tersebar di 60.753 desa.

Penguatan akses tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI bersama Danantara dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Jaringan fisik dan digital dipadukan untuk melayani masyarakat dengan kondisi geografis yang beragam.

Direktur Operations BRI Hakim Putratama mengatakan, kemudahan masyarakat memperoleh layanan menjadi salah satu fokus perseroan.

’’BRI terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,’’ ujarnya.

Jaringan kantor BRI tidak hanya terkonsentrasi di pusat-pusat perekonomian.

Perseroan juga hadir di sejumlah wilayah terjauh, seperti Gunung Sitoli, Abepura, Tahuna, dan Kupang.

Khusus kawasan perbatasan, terdapat 20 unit kerja BRI. Sebanyak 14 unit berada di perbatasan Indonesia–Timor Leste, lima unit di perbatasan Indonesia–Malaysia, serta satu unit di perbatasan Indonesia–Papua Nugini.

Ekspansi jaringan fisik tersebut berjalan beriringan dengan transformasi digital. Hingga Juni 2026, Super App BRImo telah memiliki 49,7 juta pengguna.

Lebih dari 19 ribu ATM dan CRM juga tersedia untuk menopang kebutuhan transaksi nasabah.

Di tingkat desa, BRILink Agen menjadi salah satu ujung tombak perluasan layanan keuangan.

Masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi tanpa harus mendatangi kantor bank.

Layanan yang tersedia antara lain tarik dan setor tunai, transfer, hingga pembayaran berbagai tagihan.

Kehadiran BRILink Agen sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat yang menjadi agen dan membantu menggerakkan aktivitas usaha di tingkat lokal.

Untuk menjangkau wilayah pesisir dan kepulauan, BRI mengoperasikan layanan perbankan terapung melalui Teras Kapal.

Empat armada yang beroperasi meliputi Bahtera Seva I di Kepulauan Seribu dengan jangkauan enam pulau, Bahtera Seva II di Halmahera Selatan, serta Bahtera Seva III di Kepulauan Anambas yang melayani enam pulau.

Sementara Nera Seva beroperasi di Labuan Bajo dengan jangkauan mencapai 10 pulau.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembukaan rekening, hingga pengajuan pinjaman. Setiap kapal juga dilengkapi ATM dan petugas perbankan.

Hakim menegaskan, masyarakat di wilayah terluar harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses layanan keuangan.

’’Dari kawasan perbatasan terdepan hingga pulau-pulau terluar, kami ingin memastikan kemajuan layanan perbankan dapat dirasakan secara inklusif sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ pungkasnya. (*)

Editor : Hengky Ristanto
layanan perbankan inklusi keuangan BRILink Agen bri