Dari Dapur Rumahan ke Singapura, Quinn Kitchen Bawa Sambal Sumut Mendunia

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46 WIB
GO GLOBAL: Quinn Kitchen membawa sambal khas Sumatera Utara ke FHA Food & Beverage 2026 di Singapura dan mulai menjajaki peluang ekspor.
GO GLOBAL: Quinn Kitchen membawa sambal khas Sumatera Utara ke FHA Food & Beverage 2026 di Singapura dan mulai menjajaki peluang ekspor.

Jawa Pos Radar Madiun – Berawal dari sambal racikan rumahan, Quinn Kitchen kini membuka jalan menuju pasar global.

UMKM kuliner asal Medan, Sumatera Utara, tersebut membawa cita rasa Nusantara ke Food & Hotel Asia (FHA) Food & Beverage 2026 di Singapura.

Tak sekadar berpameran. Keikutsertaan UMKM binaan BRI tersebut mulai membuka peluang ekspor.

Dua perusahaan asal Singapura dan satu perusahaan Belanda disebut menunjukkan ketertarikan terhadap produk Quinn Kitchen.

Komunikasi bisnis kini berlanjut melalui pengiriman sampel dan pembahasan lebih lanjut.

’’Kami mendapatkan buyer potensial dari Singapura dan Belanda. Saat ini masih dalam proses pengiriman sampel dan pembahasan lebih lanjut,’’ ujar pendiri Quinn Kitchen Rudy Yanto.

Perjalanan Quinn Kitchen dimulai pada 2020. Rudy kala itu gemar meracik sambal menggunakan berbagai bahan khas Sumatera Utara.

Cabai gunung Berastagi, andaliman, kecombrang, hingga hasil laut lokal menjadi bahan yang memberikan karakter pada produk buatannya.

Racikan tersebut awalnya dinikmati keluarga dan teman. Respons positif kemudian mendorong Rudy membuka penjualan dengan sistem pre-order.

Dari sana, bisnisnya perlahan berkembang. Misinya tak berubah, yakni mengenalkan cita rasa Sumatera Utara melalui produk pangan kemasan yang modern tanpa kehilangan karakter autentiknya.

Perjalanan bisnis Quinn Kitchen turut mendapat dukungan BRI. Rudy memanfaatkan BRImo, QRIS, dan EDC untuk menunjang transaksi usahanya.

Selain layanan transaksi, dia mendapatkan fasilitas pembiayaan serta pendampingan pengembangan bisnis.

’’Saya merasakan bagaimana petugas BRI selalu responsif ketika dibutuhkan, memberikan solusi terhadap kebutuhan usaha, serta aktif menawarkan berbagai program yang dapat membantu pelaku UMKM berkembang,’’ kata Rudy.

Perkembangan usaha pun semakin terasa. Kapasitas produksi yang semula hanya puluhan botol meningkat menjadi ribuan botol. Jumlah pekerja juga bertambah hingga sekitar 20 orang.

Legalitas usaha, kualitas produk, kemasan, hingga strategi pemasaran turut diperkuat seiring ekspansi bisnis.

Lompatan berikutnya terjadi setelah Rudy mengikuti Pengusaha Muda Brilian (PMB) BRI pada 2023.

Melalui program inkubasi tersebut, dia mendapatkan pendampingan mengenai strategi bisnis, kepemimpinan, branding, hingga inovasi.

Quinn Kitchen kemudian berhasil menembus Top 4 UMKM terbaik Indonesia kategori Food & Beverage.

Capaian tersebut membuka kesempatan untuk tampil di FHA Food & Beverage 2026 di Singapura.

Panggung internasional itu sekaligus mempertemukan produk sambal khas Sumatera Utara dengan calon mitra dari pasar luar negeri.

Peluang ekspor Quinn Kitchen kini mulai terbuka. Dua perusahaan asal Singapura dan satu perusahaan Belanda tertarik menjajaki produk mereka.

Meski demikian, proses tersebut masih berada dalam tahap pengiriman sampel dan pembahasan bisnis. Artinya, penjajakan tersebut belum sampai pada tahap realisasi ekspor.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, perjalanan Quinn Kitchen menunjukkan pentingnya ekosistem pemberdayaan untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas.

Menurut dia, dukungan terhadap UMKM tidak cukup berhenti pada pembiayaan. Peningkatan kapasitas usaha hingga pembukaan akses menuju pasar internasional juga diperlukan.

’’BRI percaya bahwa UMKM Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat global,’’ ujarnya.

Akses pembiayaan, pendampingan, promosi, hingga business matching diharapkan memperbesar kesempatan produk lokal memasuki pasar dunia.

Dampaknya juga diharapkan menjangkau penciptaan lapangan kerja serta penguatan potensi ekonomi daerah.

’’Harapannya, semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu naik kelas dan menjadi duta produk Indonesia di pasar global,’’ pungkas Dhanny.

Editor : Hengky Ristanto
Quinn Kitchen Pengusaha Muda BRILian UMKM Binaan BRI umkm indonesia