Jawa Pos Radar Madiun – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendorong UMKM naik kelas hingga menembus pasar global kembali mendapat pengakuan. BRI meraih Penghargaan Niaga Werdhitama kategori Industry Trade Development Partner dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan Kementerian Perdagangan.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi BRI dalam pengembangan sumber daya manusia. Termasuk melalui pelatihan, peningkatan kompetensi pelaku usaha, serta dukungan terhadap pengembangan dan promosi ekspor.
Corporate Secretary BRI Dhanny menerima penghargaan tersebut dalam peluncuran Trade Corporate University dan Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Rabu (2/9).
Menurut Dhanny, pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan akses pembiayaan. Peningkatan kapasitas dan pendampingan juga diperlukan agar pelaku usaha semakin kompetitif serta memiliki peluang memperluas jangkauan pasar.
Upaya tersebut salah satunya dijalankan melalui BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program itu mencakup pelatihan, pendampingan, hingga perluasan akses pasar bagi UMKM.
Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli. Melalui program tersebut, pelaku UMKM dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mempersiapkan produknya memasuki pasar global.
Materi pendampingan mencakup strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen, hingga riset pasar global. Pelaku usaha juga mendapatkan pembekalan mengenai pengemasan dan branding produk sesuai standar internasional.
Sejak bergulir pada 2024, Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli telah menjangkau 120 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia. Pendampingan tersebut diharapkan semakin memperbesar peluang produk lokal bersaing di pasar internasional.
’’Ke depan, BRI akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis dalam pengembangan UMKM melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas, pendampingan, hingga pembukaan akses pasar,’’ ujar Dhanny.
BRI juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperluas ekosistem pemberdayaan sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.
’’BRI berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh, naik kelas, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional,’’ pungkasnya.
Editor : Hengky Ristanto