Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Bekali 500 Volunteer Kelola Sampah

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:29 WIB
BEKAL VOLUNTEER: Sebanyak 500 volunteer mendapat pelatihan pengelolaan kebersihan dan sampah menjelang MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober.
BEKAL VOLUNTEER: Sebanyak 500 volunteer mendapat pelatihan pengelolaan kebersihan dan sampah menjelang MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober.

MANDALIKA – Persiapan MotoGP Mandalika 2026 tak hanya menyentuh lintasan dan fasilitas balapan.

Kebersihan kawasan turut menjadi perhatian menjelang ajang balap internasional yang berlangsung pada 9–11 Oktober mendatang.

BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli Yok Kita Gas membekali 500 volunteer pengelolaan kebersihan dan sampah di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Ratusan personel tersebut dibagi dalam sejumlah tugas. Sebanyak 143 orang masuk tim cleaning service dan 206 orang bertugas dalam waste management.

Selain itu, terdapat 101 volunteer BRI Peduli dari kalangan mahasiswa dan masyarakat lokal serta 50 petugas pemilah sampah.

Mereka mendapat pembekalan mengenai standar kebersihan venue, keselamatan kerja, hingga pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Pelatihan juga dilengkapi simulasi penanganan tumpahan ketika kawasan dipadati pengunjung.

Para peserta dilatih memilah sampah menjadi tiga kategori, yakni organik, anorganik bernilai, dan residu. Program tersebut juga menyediakan sarana pendukung pengolahan sampah.

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka berharap kebiasaan menjaga kebersihan yang dibangun menjelang MotoGP Mandalika dapat terus berlanjut setelah ajang balap tersebut selesai.

’’Bukan hanya MotoGP, namun setelah ini tetap terbiasa memulai hidup bersih,’’ ujarnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, pengelolaan kebersihan menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan event internasional agar lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

’’Kami juga memastikan bahwa setiap upaya pengelolaan sampah mampu memberikan nilai tambah ekonomi atau shared value bagi komunitas yang terlibat,’’ katanya.

BRI Peduli Yok Kita Gas telah berjalan sejak 2021. Program tersebut menyasar pengelolaan sampah di bank sampah, pasar tradisional, kelurahan, sekolah, sungai, hingga titik Collection Point Vending Machine.

BRI juga memberikan pelatihan manajemen sampah serta menyalurkan mesin pengolahan, kendaraan dan peralatan penunjang bank sampah, komposter, tempat sampah, hingga kantong pilah.

Melalui program tersebut, pengelolaan sampah diharapkan tidak berhenti pada upaya menjaga kebersihan kawasan, tetapi turut menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat. (*)

Editor : Hengky Ristanto
MotoGP Mandalika 2026 volunteer MotoGP sirkuit mandalika pengelolaan sampah BRI peduli