Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Animo Penonton Film Agak Laen Masih Tinggi, Jadwal Tayang Ditambah 11 Jam

Budhi Prasetya • Selasa, 27 Februari 2024 | 05:00 WIB

 

SEDOT ANIMO : Jumlah penonton film Agak Laen di Cinepolis Ponorogo mencapai rata-rata 200 orang tiap hari hingga pekan keempat sejak dirilis perdana 1 Februari lalu.
SEDOT ANIMO : Jumlah penonton film Agak Laen di Cinepolis Ponorogo mencapai rata-rata 200 orang tiap hari hingga pekan keempat sejak dirilis perdana 1 Februari lalu.
 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya di ibu kota, penayangan Agak Laen juga menyedot pecinta film di Ponorogo.

Film bergenre komedi horor yang dibawakan empat punggawa podcast Agak Laen tersebut turut menyita perhatian pencintanya di Ponorogo.

Meski telah dirilis awal bulan lalu, jumlah penonton film Agak Laen di Cinepolis Ponorogo tembus ratusan orang tiap harinya.

Film karya rumah produksi Imajinari itu tayang di layar bioskop mulai 1 Februari lalu. Secara nasional, penayangan hari keempat menyentuh satu juta lebih penonton.

Sementara di Cinepolis Ponorogo mencapai 600 penonton pada hari ketiga penayangan.

‘’Naiknya tepat di akhir pekan,’’ kata Donny Latu Farizal, Asisten Manajer Cinepolis Ponorogo.

Hingga pekan keempat, animo penonton relatif tinggi. Di Ponorogo rata-rata mencapai 200 penonton.

Prediksinya film ini bakal menyalip Warkop DKI Reborn yang jumlah penontonnya 6,8 juta.

"Film ini mudah menyentuh tujuh juta penonton. Hari ini (kemarin) belum ada update terbaru jumlah penonton,’’ tambahnya.

Film Indonesia terlaris sepanjang sejarah masih dipegang KKN di Desa Penari dengan jumlah 10 juta penonton.

Film ketiga dari rumah produksi Imajinari ini juga terbilang cukup sukses. Hal ini juga berkat Pasukan Bermarga, sebutan penggemar Podcast Agak Laen.

"Sisa lima hari, bisa menyentuh tujuh juta,’’ ujarnya.

Tingginya animo penonton mengharuskan jadwal penayangan ditambah menjadi 11 jam tayang tiap harinya.

Film yang menceritakan empat sekawan yang berasal dari Sumatera Utara, Bene Dion, Indra Jegel, Boris Bokir, dan Oki Rengga ingin mengubah nasib dengan menjadi penjaga rumah hantu di pasar malam.

Mereka mencari cara bagaimana menakuti pengunjung agar selamat dari kebangkrutan rumah setan.

Sialnya, usaha Bene, Jegel, Boris dan Oki malah memakan korban jiwa. Salah satu pengunjungnya meninggal di rumah hantu.

Karena panik, korban tersebut mereka kubur di dalam rumah hantu. Di luar dugaan, arwah si korban gentayangan membuat wahana tersebut menjadi seram dan ramai pengunjung.

"Di hari ke-22 penayangan tembus 6.774.531 penonton,’’ jelasnya. (fac/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#cinepolis #agak laen #film #ponorogo