Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Markas HYBE Digeledah Polisi Korea, Bos Agensi yang Menanungi BTS Diduga Lakukan Penipuan Saham

Dwi NR Diliana • Kamis, 24 Juli 2025 | 23:07 WIB
Kantor agensi Hybe di Korea Selatan.
Kantor agensi Hybe di Korea Selatan.

Jawa Pos Radar Madiun - Kantor pusat HYBE di Yongsan-gu, Seoul, resmi digeledah Kepolisian Metropolitan Seoul pada Kamis (24/7).

Langkah ini dilakukan menyusul penyelidikan atas dugaan penipuan saham yang melibatkan Ketua HYBE, Bang Si-hyuk.

Menurut laporan dari Naver, Unit Investigasi Kejahatan Keuangan Kepolisian Seoul datang dengan surat perintah untuk menyita sejumlah dokumen penting dari markas besar perusahaan yang menaungi BTS, TXT, dan ILLIT itu.

Kasus ini bermula dari dugaan bahwa Bang Si-hyuk pada 2019 memberi informasi menyesatkan kepada investor terkait rencana penawaran umum perdana (IPO).

Ia disebut menyatakan tidak akan melakukan IPO dalam waktu dekat dan meminta para investor menjual saham mereka. Namun, tak lama kemudian HYBE justru melanjutkan IPO dan meraup keuntungan ratusan miliar won.

Lebih lanjut, Bang juga diduga meminta saham para investor dialihkan ke perusahaan bertujuan khusus (SPC) yang dibentuk oleh dana ekuitas swasta.

Salah satu dari tiga eksekutif di balik dana tersebut ternyata merupakan kenalannya. Dugaan manipulasi ini mengarah pada konflik kepentingan serius.

Sebelumnya, surat penggeledahan telah diajukan polisi sejak 17 Juli. Namun, penyidikan sempat tersendat akibat tarik-ulur antara pihak kejaksaan dan otoritas keuangan.

Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul disebut sempat mengambil alih arah penyidikan pada 21 Juli dan menyerahkannya ke jaksa khusus dari Dinas Pengawasan Keuangan.

Ini bukan kali pertama nama HYBE terseret dalam kasus manipulasi saham.

Beberapa bulan lalu, mantan karyawan HYBE juga ditangkap karena memanfaatkan informasi internal tentang jadwal wajib militer anggota BTS untuk memperjualbelikan saham.

Mereka diketahui menjual atau membeli saham berdasarkan informasi eksklusif tersebut.

Saat ini, HYBE belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus yang menjerat pucuk pimpinan mereka.

Namun penyelidikan terus berjalan dan menjadi perhatian besar publik, mengingat HYBE adalah salah satu perusahaan hiburan terbesar di Korea Selatan yang telah go public dan berpengaruh secara global. (aan/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#bts #polisi #kasus #penipuan #HYBE #korea