Jawa Pos Radar Madiun - Kabar mengejutkan datang dari kehidupan pribadi Chikita Meidy.
Ia dikonfirmasi resmi bercerai dengan suaminya, Indra Adhitya, dan memenangkan hak asuh anak tunggal mereka.
Perpisahan ini menambah bab baru dalam kehidupan Chikita yang sebelumnya telah lebih dulu dikenal di dunia hiburan dan bisnis.
Kabar perceraian ini menjadi sorotan lantaran Chikita pernah sangat dikenal ketika masih menjadi penyanyi cilik.
Kini, setelah keputusan ini, banyak pihak yang kembali menyoroti transformasi karier dan kehidupan pribadinya
Bahwa seorang entertainer bisa merambah ke ranah yang berbeda dan menghadapi tantangan besar secara pribadi sekaligus profesional.
Profil Singkat Chikita Meidy
Chikita Meidy, bernama lahir Chika Cecilia Oktaviany, lahir di Jakarta pada 22 Oktober 1990. Ia awalnya dikenal sebagai penyanyi cilik dengan sejumlah lagu hits di era 90-an.
Saat ini, ia telah merambah menjadi influencer dan pebisnis di bidang kecantikan. Chikita memiliki latar pendidikan S1 Ekonomi dan S2 Manajemen, yang mendukung langkahnya dalam mengelola bisnis.
Perjalanan Karier Chikita Meidy
Karier Chikita dimulai sejak usia sangat muda ketika ia merilis lagu-lagu anak seperti “Kuku Ku”, dan kemudian tampil reguler di televisi sebagai penyanyi cilik.
Popularitasnya di era 1990-an membawa namanya menjadi salah satu idola anak-anak saat itu.
Seiring waktu, Chikita berevolusi dari penyanyi cilik menjadi figur yang lebih dewasa. Ia sempat bermain sinetron, lalu mengalihkan fokus ke dunia digital sebagai influencer yang berbagi tips kecantikan dan gaya hidup.
Tidak hanya itu, ia juga mendirikan bisnis skincare bernama Vierology yang mencerminkan arah kariernya sebagai entrepreneur muda.
Karier cemerlang Chikita tidak luput dari tantangan. Ia sempat terseret kasus hukum dan persoalan bisnis yang menjadi sorotan publik mulai dari tuduhan pencemaran nama baik hingga perselisihan bisnis.
Namun, kemenangan hak asuh anak dalam proses perceraian baru-baru ini menunjukkan bahwa ia mampu mengambil kendali atas hidup pribadi dan profesionalnya.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun