Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sosok Visioner di Balik Alam Sutera, The Ning King Wafat di Usia 94 Tahun

Mizan Ahsani • Selasa, 4 November 2025 | 00:05 WIB
Ilustrasi The Ning King
Ilustrasi The Ning King

Jawa Pos Radar Madiun - Dunia bisnis Indonesia kehilangan salah satu tokoh besarnya. The Ning King, pendiri Grup Argo Manunggal dan Alam Sutera Realty, meninggal dunia pada usia 94 tahun, Minggu (2/11/2025).

Kabar duka ini dikonfirmasi melalui unggahan di akun resmi Instagram @alam_sutera_realty, yang menyampaikan belasungkawa atas kepergian sang pendiri.

“Segenap keluarga besar Alam Sutera Group menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya damai dan terang kasih Kristus senantiasa menyertai keluarga yang ditinggalkan,” tulis pernyataan resmi perusahaan tersebut.

Lahir di Bandung, Jawa Barat, tahun 1931, The Ning King mengawali kariernya di dunia bisnis sejak usia muda, dengan berjualan tekstil di pasar tradisional pada akhir 1940-an.

Ketekunan dan visi bisnisnya kemudian membawanya mendirikan PT Argo Pantes Tbk, cikal bakal dari Argo Manunggal Group.

Di bawah kepemimpinannya, Argo Manunggal berkembang menjadi konglomerasi besar dengan portofolio bisnis yang mencakup tekstil, baja ringan, agribisnis, dan properti.

Beberapa entitas besar seperti Cakra Steel dan Pantes Gallery berada di bawah naungan grup ini.

Tonggak penting perjalanan karier The Ning King terjadi pada awal 1990-an, saat ia bersama keluarganya melahirkan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Proyek perdana mereka kawasan hunian terpadu Alam Sutera di Serpong, Tangerang menjadi pionir konsep kota mandiri modern di pinggiran Jakarta, berdiri di atas lahan lebih dari 800 hektare.

Kini, Alam Sutera dikenal sebagai kawasan premium dengan kombinasi hunian, perkantoran, pusat perbelanjaan, institusi pendidikan, hingga ruang hijau.

Di balik kesuksesan itu, keluarga The Ning King menjadi pemegang saham pengendali utama, dengan porsi kepemilikan hampir setengah dari total saham ASRI.

Baca Juga: Profil Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Raja Keraton Surakarta yang Wafat Hari Ini

Menurut data Forbes Indonesia, The Ning King sempat tercatat memiliki kekayaan sekitar USD 450 juta atau setara miliaran rupiah.

Ia dikenal sebagai pengusaha visioner yang mampu membaca perubahan arah ekonomi Indonesia dari sektor manufaktur menuju industri properti.

Kepergian The Ning King meninggalkan warisan besar di dunia bisnis dan pembangunan kota di Indonesia.

Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pionir yang menjembatani semangat kerja keras dan visi jangka panjang bagi generasi penerus.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#Alam Sutera Realty #pengusaha indonesia #bisnis properti #The Ning King #berita duka #Argo Manunggal Group #bisnis indonesia