Jawa Pos Radar Madiun - Nama Sabrina Alatas mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen menemukan akun Pinterest miliknya berisi unggahan bertajuk “Future House” yang dibagikan bersama HDW.
Potret Hamish dan Sabrina pun ikut beredar, meski bukan foto berdua. Namun, kemunculan itu cukup memicu rasa penasaran publik di tengah isu rumah tangga Hamish Daud dan Raisa Andriana.
Selain rumor tersebut, latar pendidikan Sabrina juga jadi topik baru yang ramai dibicarakan. Banyak yang membandingkannya dengan perjalanan akademik Raisa, yang sama-sama dikenal berprestasi di bidangnya masing-masing.
Raisa: Konsisten Kuliah di Tengah Popularitas
Di balik kariernya sebagai diva pop Indonesia, Raisa tetap mengutamakan pendidikan. Ia kuliah di Binus University jurusan Marketing International Business sejak 2008.
Pada masa itu, Raisa sempat menjadi vokalis band Andante yang kemudian berubah menjadi Vierratale sebelum bersolo karier lewat lagu “Serba Salah” (2010).
Kesibukannya di dunia musik tak membuatnya menunda studi. Ia lulus tepat waktu pada 2012 dan meraih gelar Sarjana Manajemen.
“Nilainya A-. Kurang sedikit sih ya. Soalnya waktu ditanya-tanya sama dosen pengujinya aku grogi,” ungkap Raisa mengenang sidang skripsinya.
Raisa menempuh pendidikan dasar di Dian Didaktika, kemudian berlanjut ke SMAN 34 Jakarta, tempat ia mulai menekuni dunia tarik suara.
Sabrina Alatas: Chef Muda Lulusan Le Cordon Bleu Paris
Sementara itu, Sabrina Alatas, putri musisi jazz Jay Alatas, memilih jalur berbeda. Ia dikenal sebagai Chef Sasha, sosok koki muda yang meniti karier di dunia fine dining internasional.
Sabrina menempuh pendidikan di BiNus International School Simprug dan Global Jaya International School, dua sekolah berstandar global di Jakarta.
Awalnya, Sabrina sempat menjalani program International Baccalaureate (IB) karena ingin menjadi arsitek atau insinyur sipil. Namun, panggilan hatinya ke dunia kuliner mengubah arah hidupnya.
Setelah bekerja di restoran di Jakarta, ia memutuskan menempuh pendidikan di Le Cordon Bleu Paris, sekolah kuliner paling bergengsi di dunia. Pendidikan di sana membentuknya menjadi profesional dengan standar kuliner global.
Kini, Sabrina dikenal sebagai chef muda berbakat yang menonjol karena kreativitas dan kedisiplinannya di dapur.
Kemunculan nama Sabrina di tengah kabar perceraian Hamish dan Raisa membuat publik ikut menyoroti perjalanan keduanya.
Bagi sebagian orang, perbandingan antara Raisa dan Sabrina bukan soal gosip, melainkan cerminan dua perempuan dengan dedikasi luar biasa pada bidang yang mereka cintai.
Keduanya sama-sama menunjukkan bahwa kesuksesan lahir dari kerja keras, konsistensi, dan keberanian menempuh jalan yang berbeda.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun