Jawa Pos Radar Madiun - Penyanyi Raisa tetap menjalani aktivitas panggungnya meski tengah menjalani proses perceraian dengan Hamish Daud.
Dalam sebuah penampilan di acara JGTC yang berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), ibu dari Zalina Raine Wylie itu menyempatkan diri untuk berbagi perasaannya soal perpisahan.
“Lagu berikutnya ini favorit aku, bercerita tentang perpisahan dengan seseorang,” ujar Raisa, Minggu (9/11/2025).
Pernyataan ini selaras dengan pengalaman pribadinya belakangan ini, di mana ia merasakan berbagai emosi akibat hubungan rumah tangganya yang berada di ujung tanduk.
Menurut Raisa, stres menjadi perasaan pertama yang muncul saat menghadapi perpisahan.
“Saat pertama, masih stres, kan. Setiap hari kita menutup mata, kita berpikir, kalau suatu saat kembali lagi gimana, ya,” tutur Raisa.
Seiring waktu, ia mulai memahami perspektif pasangannya dan alasan di balik keputusan yang ada.
“Waktu terus berjalan, kita mulai paham dari sisi dia kayak gimana sih. Mungkin ada alasan-alasan dia juga. Dan buat aku, lebih mudah memahami alasan seseorang daripada membenci,” lanjutnya.
Puncak dari proses perpisahan menurut Raisa adalah merasa menerima. Ia belajar hidup tanpa pasangan dan perlahan merasa lebih tenang.
“Sampai kita udah belajar hidup tanpa dia, kita sampai di dalam suatu ruang di mana 'rasanya kok udah tiga hari enggak mikirin dia'. Berandai-andai dia kembali lagi, kayaknya udah enggak. Sejauh ini tanpa dia, aku oke-oke aja. Jangan-jangan inilah namanya ikhlas,” tutur pelantun lagu Kali Kedua itu.
Proses perceraian Raisa dan Hamish Daud tengah ditangani Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kedua belah pihak dijadwalkan menjalani mediasi pada 17 November 2025 sebagai bagian dari proses hukum yang harus dilalui.
Meski berada dalam fase sulit, Raisa menunjukkan sikap tegar dan tetap profesional di atas panggung, sekaligus membagikan perjalanan emosionalnya kepada penggemar.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun