Jawa Pos Radar Madiun - Siapa yang tak mengenal Devano Danendra? Meski merupakan putra dari penyanyi dangdut terkenal Iis Dahlia, Devano berhasil membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar “anak artis”.
Berkat bakat akting dan musikalitas yang menonjol, ia kini dikenal luas sebagai salah satu aktor muda berbakat di Indonesia.
Baru-baru ini, Devano menorehkan prestasi membanggakan setelah meraih penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji dalam ajang Festival Film Bandung 2025 melalui aktingnya di serial Zona Merah.
Penghargaan tersebut menjadi tonggak penting dalam kariernya di dunia seni peran, sekaligus bukti pengakuan atas kemampuan aktingnya yang semakin matang.
Profil Devano Danendra
Lahir pada 23 September 2002, Devano Danendra merupakan anak dari Iis Dahlia dan Satrio Dewandono, seorang pilot maskapai Garuda Indonesia.
Ia menempuh pendidikan SMA melalui program homeschooling dan dikabarkan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi.
Meski begitu, Devano dikenal sebagai sosok yang cerdas, kreatif, dan memiliki semangat belajar tinggi di luar jalur akademik.
Sebagai adik sambung dari Salshadilla Juwita, Devano mewarisi suara merdu sang ibunda.
Ia memulai langkah di industri hiburan sebagai penyanyi sebelum akhirnya memperluas kariernya ke dunia seni peran.
Kombinasi antara bakat, kerja keras, dan ketekunan menjadikannya sosok muda yang layak diapresiasi.
Karier Musik yang Mengawali Popularitas
Sebelum dikenal sebagai aktor, Devano Danendra terlebih dahulu mengukir namanya di dunia musik.
Pada 2017, ia merilis single debut berjudul Always in Love With You bersama sang kakak.
Setahun kemudian, Devano merilis single solo Menyimpan Rasa dan Ini Aku, yang menjadi soundtrack film Dear Nathan: Hello Salma.
Kedua lagu tersebut memperkenalkan dirinya sebagai penyanyi muda dengan karakter vokal lembut dan emosional.
Tahun 2019 menjadi masa produktif bagi Devano. Ia merilis sejumlah lagu seperti Teman Cintaku bersama Aisyah Aqilah, Hari Ini Indah dengan Naura Ayu dan rekan-rekan, hingga duet romantis Harmoni bersama Naura Ayu untuk film DoReMi & You.
Lagu-lagu ini memperkuat posisinya sebagai penyanyi muda yang mampu membawakan tema cinta remaja dengan gaya khas.
Perjalanannya di dunia musik berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. Devano merilis lagu-lagu yang lebih personal seperti Rembulan dan Rasi Bintang pada 2021, serta berkolaborasi lintas negara melalui lagu Another One bersama penyanyi Malaysia, Ismail Izzani.
Hingga kini, ia terus menelurkan karya baru, termasuk Waktu untuk Bicara pada 2024, yang menandai kedewasaannya dalam bermusik.
Merambah Dunia Akting dan Menuai Penghargaan
Setelah sukses di musik, Devano Danendra mulai meniti karier di dunia akting. Ia debut pada 2018 melalui film Dear Nathan: Hello Salma sebagai Ridho, yang menjadi awal dari perjalanannya sebagai aktor layar lebar.
Penampilannya yang natural membuatnya dipercaya membintangi film-film populer seperti MeloDylan (2019) sebagai Dylan Arkana dan DoReMi & You (2019) sebagai Reno.
Seiring waktu, Devano menunjukkan kematangan dalam memilih peran. Ia tampil dalam film horor Malam Pencabut Nyawa (2024) sebagai Respati dan drama psikologis Perayaan Mati Rasa (2025) sebagai Ray Alvero.
Baca Juga: Profil Kevin Julio: Aktor Multitalenta yang Tumbuh Bersama Dunia Hiburan Indonesia
Selain itu, ia juga berperan dalam film Gowok: Kamasutra Jawa dan Pangku Dagger, memperlihatkan kemampuan aktingnya di berbagai genre.
Tak hanya di layar lebar, Devano juga aktif di serial web populer. Ia tampil sebagai Alister Reygan dalam Teluk Alaska (2021), Reyhan Firdiansyah di My Nerd Girl (2022–2024), Richie Leonathan di Antares 2 (2022), serta Liam Fredie Fernandez di Bad Boys vs Crazy Girls.
Namun, puncak pencapaian aktingnya datang lewat serial Zona Merah (2024).
Melalui perannya sebagai Adi, Devano berhasil mencuri perhatian publik dan kritikus, hingga akhirnya meraih penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji di Festival Film Bandung 2025.
Sosok Inspiratif di Kalangan Gen Z
Keberhasilan Devano Danendra tidak datang secara instan. Di tengah sorotan publik sebagai anak selebritas, ia mampu menunjukkan kerja keras dan profesionalisme tinggi.
Ia kerap membuktikan bahwa namanya layak diperhitungkan bukan karena ketenaran orang tua, melainkan karena dedikasi dan talentanya sendiri.
Bagi banyak penggemar muda, Devano menjadi inspirasi dalam meniti karier tanpa takut keluar dari bayang-bayang keluarga besar.
Dengan sikap rendah hati dan konsistensi berkarya, ia terus memperkuat citranya sebagai musisi sekaligus aktor muda yang berkarakter.
Perjalanan Devano Danendra menggambarkan evolusi seorang seniman muda yang terus tumbuh, belajar, dan beradaptasi.
Dari dunia musik hingga layar lebar, setiap langkahnya menunjukkan proses panjang menuju kematangan karier.
Raihan penghargaan di Festival Film Bandung 2025 menjadi pembuktian bahwa kerja keras dan dedikasi tak pernah mengkhianati hasil.
Dengan karya-karya baru yang terus hadir, nama Devano Danendra diyakini akan semakin bersinar di industri hiburan Indonesia.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun