Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Reza Rahadian Debut Sutradara Film Pangku, Buktikan Bakat Akting dan Sutradara yang Luar Biasa

Elin Restiyani • Jumat, 14 November 2025 | 01:35 WIB
Reza Rahadian debut sutradara lewat Film Pangku
Reza Rahadian debut sutradara lewat Film Pangku

Jawa Pos Radar Madiun - Peribahasa “a picture is worth a thousand words” terasa tepat untuk menggambarkan Pangku atau On Your Lap, karya debut Reza Rahadian sebagai sutradara sekaligus penulis naskah.

Dalam waktu kurang dari dua jam, Reza membuktikan dirinya bukan hanya aktor berbakat, tetapi juga sutradara muda dengan potensi cemerlang.

Film ini menegaskan bahwa istilah Lagi-lagi Reza Rahadian kemungkinan besar akan tetap melekat di industri film Indonesia.

Tidak banyak aktor yang mampu menunjukkan kemampuan menyutradarai dan menulis film dengan kualitas setara aktingnya.

Pangku terinspirasi dari pengalaman pribadi Reza, terutama tradisi kopi pangku di Pantura Jawa dan kisah masa kecilnya yang dibesarkan oleh ibu tunggal.

Lebih dari sekadar surat cinta untuk ibunya, film ini menghadirkan lapisan cerita yang kompleks dan kaya makna.

Bersama Felix K. Nesi, Reza menunjukkan bahwa riset mendalam sebelum penulisan naskah sangat penting. Hal ini terlihat dari setiap adegan dan babak, yang terasa realistis dan mendalam.

Jika dianalogikan dalam jurnalisme, Pangku bagaikan laporan investigatif yang bukan hanya memotret fenomena sosial, tetapi menyelami akar permasalahannya dengan penuturan mengalir yang membuat penonton tenggelam dalam cerita.

Film ini tidak hanya menyoroti perjuangan seorang ibu tunggal, tetapi juga isu gender dan ekonomi berbasis gender, tradisi seni budaya dan kuliner, serta kondisi sosial masyarakat pesisir dan marjinal.

Semua disajikan tanpa kesan menggurui, sehingga satu jam 40 menit film terasa singkat dan menghibur.

Reza dan Felix menulis Pangku tanpa dialog berlebihan. Pesan tersampaikan melalui komunikasi nonverbal, sesuai teori Albert Mehrabian yang menyebutkan 90% komunikasi terjadi lewat ekspresi dan bahasa tubuh.

Latar set, tata rias, hingga desain suara mendukung narasi, sementara penggunaan medium dan close-up shot menekankan ekspresi pemain.

Hasilnya, film ini mampu menyampaikan pesan kompleks dengan dialog minimal namun efektif.

Pangku membuktikan bahwa film berkualitas dan berbobot tidak harus membosankan, melainkan bisa realistis, mengalir, dan menyentuh berbagai lapisan sosial sekaligus. (eln)

Editor : Mizan Ahsani
#film indonesia #indonesia #Pangku #realistis #film indonesia terbaru #film debut Reza Rahadian #sutradara #reza rahardian #film #sutradara indonesia