Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Perjuangan Single Parent di Balik Film ‘Pangku’ Karya Reza Rahadian, Tonjolkan Realitas Pahit Garis Kemiskinan di Jalur Pantura

Dwita Ikhtiananda • Jumat, 14 November 2025 | 22:49 WIB

 

 

Debut penyutradaraan Reza Rahadian menghadirkan kisah tajam tentang ibu tunggal di kawasan Pantura.
Debut penyutradaraan Reza Rahadian menghadirkan kisah tajam tentang ibu tunggal di kawasan Pantura.

Jawa Pos Radar Madiun - Menjadi single parent bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga tentang bertahan hidup dalam tekanan ekonomi, sosial, dan emosional yang sering kali tidak terlihat oleh mata publik.

Di Indonesia, perjuangan orang tua tunggal, terutama ibu, sering berlangsung dalam sunyi.

Tanpa dukungan memadai dari keluarga maupun lingkungan sekitar.

Kisah inilah yang kembali mencuat ke permukaan melalui film Pangku.

Debut penyutradaraan Reza Rahadian yang menyoroti potret autentik kehidupan single parent di kawasan Pantura.

Film ini menempatkan sosok Sartika sebagai simbol keteguhan seorang ibu tunggal yang berusaha memastikan anaknya tetap memiliki harapan di tengah kerasnya kota pesisir.

Ia terpaksa bekerja di warung kopi pangku, sebuah praktik yang jarang dibicarakan, tetapi menjadi sumber penghidupan bagi banyak perempuan yang tidak memiliki pilihan lain.

Pengorbanan yang dilakukan Sartika mencerminkan realitas sehari-hari banyak ibu tunggal yang menghadapi stigma, tuntutan ekonomi, dan dilema moral yang berat.

Perjuangan seorang single parent tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan materi.

Mereka harus berperan sebagai ayah sekaligus ibu, pelindung sekaligus pencari nafkah, tanpa ruang untuk menyerah.

Tekanan mental yang mereka emban sering kali lebih berat dibandingkan beban fisik yang terlihat.

Namun, keberanian dan keikhlasan mereka dalam memperjuangkan masa depan anak adalah wujud cinta paling murni.

Reza Rahadian mengungkap bahwa inspirasi pembuatan Pangku berawal dari pengamatannya terhadap para perempuan Pantura yang bekerja dalam situasi serba terbatas.

"Saya ingin memberi suara pada cerita yang jarang dibahas, terutama perjuangan perempuan seperti ibu saya sendiri yang membesarkan saya sendirian."

Film Pangku kemudian menjadi ruang refleksi tentang betapa besar ketahanan yang dimiliki single parent.

Mereka berjuang dalam kondisi yang menuntut kekuatan mental luar biasa, namun tetap menghadirkan cinta dan kedekatan emosional dengan anak-anak mereka.

Di balik ketegaran itu, ada luka, pengorbanan, dan rasa takut yang kerap mereka simpan sendiri.

Perjuangan single parent adalah cerita tentang keteguhan, keberanian, dan harapan.

Meski berada di lingkungan keras seperti Pantura atau di tengah kota yang gemerlap, substansi perjuangan mereka tetap sama: memastikan masa depan anak tetap menyala.

Melalui Pangku, publik diajak melihat realitas yang sering luput dari sorotan, sekaligus memberi penghargaan bagi para orang tua tunggal yang setiap hari berjuang tanpa pamrih. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#single parent #reza rahardian #Film Pangku