Jawa Pos Radar Madiun - Sebuah unggahan di media sosial kembali memicu rasa penasaran publik.
Kali ini, perhatian warganet tertuju pada Helwa Bachmid, model muda yang mendadak viral setelah mengungkap cerita personal terkait pernikahan siri yang ia klaim pernah dijalani bersama Habib Bahar bin Smith.
Nama Helwa mulai ramai diperbincangkan setelah curhatannya di Instagram menyebar luas dan menuai beragam respons.
Publik pun kemudian ingin mengetahui lebih jauh siapa sebenarnya perempuan yang mengaku pernah menjadi istri siri tokoh kontroversial tersebut.
Profil Helwa Bachmid
Helwa Bachmid adalah model dan talent muda kelahiran 7 Juni 2003. Di usia 22 tahun, ia telah menorehkan sejumlah pencapaian di dunia modeling nasional hingga internasional. Beberapa prestasinya antara lain:
• Miss ICON PBN 2020
• Putri Terbaik Pesona Batik Nusantara skala nasional dan internasional
Selain aktif mengikuti berbagai ajang modeling, Helwa juga membangun identitasnya sebagai public figure di media sosial.
Akun Instagram pribadinya, @helwabachmid_, kini menjadi titik perhatian publik yang ingin memverifikasi langsung informasi maupun jejak digitalnya.
Pengakuan Pernikahan Siri yang Membuat Namanya Viral
Nama Helwa melejit setelah ia membagikan pengakuan mengenai pernikahan siri yang disebut berlangsung pada 15 November 2024.
Dalam curhatannya, Helwa yang mengaku berasal dari Kalimantan menyebut dirinya sebagai “istri cadangan” dan mengungkap dugaan penelantaran baik secara materi maupun psikologis.
Menurut penuturannya, akad nikah tersebut digelar secara sederhana dan hanya dihadiri keluarga inti tanpa pencatatan resmi di KUA maupun kehadiran penghulu negara. Ia menyebut mahar yang diberikan berupa cincin emas 2 gram.
Dalam unggahan yang sama, Helwa menyiratkan kekecewaan karena hubungan tersebut tidak pernah diumumkan atau diakui secara publik oleh pihak yang ia sebut sebagai suaminya.
Pengakuan tersebut membuat namanya langsung menjadi bahan perbincangan, sekaligus memicu diskusi tentang keabsahan pernikahan siri, transparansi hubungan publik figur, hingga dampak psikologis yang dialami perempuan dalam pernikahan tidak tercatat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani