Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tim Hukum Sarwendah Buka Bukti, Bantah Keras Tudingan Ruben Onsu Soal Anak

Mimien Samini • Kamis, 20 November 2025 | 22:10 WIB
Ruben Onsu, Sarwendah, dan anak-anak
Ruben Onsu, Sarwendah, dan anak-anak

Jawa Pos Radar Madiun - Konflik rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas.

Kali ini, tim kuasa hukum Sarwendah angkat bicara untuk membantah tuduhan serius dari pihak Ruben yang menyebut sang mantan istri menghalangi pertemuan ayah dan anak.

Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (19/11/2025) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, tim pengacara Sarwendah menegaskan bahwa klien mereka tidak pernah melarang Ruben Onsu bertemu dengan buah hati mereka.

Bahkan, mereka mengklaim memiliki bukti yang memperlihatkan fakta sebaliknya.

Narasi Dua Bulan Tak Bertemu Anak Dibantah

Abraham Simon, salah satu kuasa hukum Sarwendah, secara tegas menolak narasi bahwa Ruben tidak bertemu anak-anaknya selama dua bulan. Pernyataan ini disebut keliru dan tidak sesuai kenyataan.

"Dalam kesempatan ini kami luruskan, kami bantah pernyataan bahwa dua bulan tidak bertemu anak-anak. Itu tidak ada," ujar Abraham kepada media.

Abraham menambahkan bahwa pertemuan Ruben dengan anak-anaknya masih terjadi dalam hitungan minggu, bukan berbulan-bulan seperti yang dituding sebelumnya.

Tim hukum menyatakan siap menghadirkan bukti konkret untuk mendukung klaim mereka.

Sarwendah Disebut Utamakan Kebahagiaan Anak

Chris Sam Siwu, pengacara lain dari Sarwendah, menjelaskan bahwa selama ini kliennya justru selalu mengutamakan kebahagiaan dan keinginan anak-anak dalam setiap keputusan pengasuhan.

Tidak ada satupun bukti komunikasi yang menunjukkan Sarwendah melarang Ruben bertemu dengan sang buah hati.

"Yang pasti klien kami tidak pernah. Coba buktikan satu saja chatting-an klien kami yang, ya, ditulis bahwa klien kami tidak membolehkan bapaknya ketemu anaknya. Tidak pernah ada," kata Chris Sam Siwu.

Menurutnya, pola asuh yang diterapkan Sarwendah berfokus pada mendengarkan dan memenuhi keinginan anak-anak. Hal ini menjadi prinsip utama dalam setiap langkah yang diambil, termasuk mengatur jadwal pertemuan dengan ayah mereka.

"Ini parenting yang dilakukan Sarwendah. Jadi, dia sangat mengetahui keinginan anaknya dan itu diikuti, ya tinggal komunikasi," ucap Chris.

Tuduhan Dinilai Hampir Seperti Fitnah

Chris Sam Siwu juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap arah pembicaraan yang dilontarkan tim hukum Ruben Onsu.

Ia menyebut isu yang awalnya hanya seputar debt collector tiba-tiba melebar ke ranah pribadi, seperti masalah anak dan nafkah.

Pengacara berpengalaman ini bahkan menyebut tuduhan tersebut hampir bisa dikategorikan sebagai fitnah terhadap Sarwendah.

"Jadi, kami tegaskan itu (melarang Ruben temui anak) tidak terjadi dan itu hampir kami lihat itu sebagai sebuah fitnah baru ya kepada klien kami," tuturnya dengan nada tegas.

Fokus pada Kepentingan Terbaik Anak

Tim kuasa hukum Sarwendah menegaskan bahwa dalam sengketa ini, kepentingan terbaik anak harus menjadi prioritas utama semua pihak.

Mereka berharap tidak ada lagi tuduhan yang tidak berdasar yang justru dapat merugikan psikologis anak-anak.

Pihak Sarwendah menyatakan tetap terbuka untuk komunikasi yang baik demi kebaikan bersama, terutama untuk masa depan anak-anak mereka.

Namun, mereka juga tidak akan tinggal diam jika ada tuduhan yang mencemarkan nama baik klien mereka.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ruben Onsu terkait bantahan keras yang disampaikan tim hukum Sarwendah.

Publik menantikan klarifikasi lebih lanjut dari kedua belah pihak agar kasus ini bisa menemukan titik terang yang adil bagi semua, terutama untuk anak-anak. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#perceraian #ruben onsu #kuasa hukum #kuasa hukum sarwendah #konflik sarwendah ruben onsu #anak #Konflik rumah tangga #Entertainment #konflik #sarwendah