Jawa Pos Radar Madiun - Sore: Istri dari Masa Depan menjadi salah satu film yang paling mencuri perhatian dalam perhelatan Festival Film Indonesia (FFI) 2025.
Film karya Yandy Laurens ini tampil menonjol berkat perpaduan drama emosional dan elemen fiksi ilmiah bertema perjalanan waktu, sehingga mampu mengantarkan para kreatornya meraih sejumlah penghargaan bergengsi.
Dominasi Penghargaan di FFI 2025
Film ini berhasil membawa pulang empat Piala Citra, yang memperlihatkan kualitas produksi dari berbagai lini.
Berikut raihan penghargaan utamanya:
-
Sutradara Terbaik diraih Yandy Laurens berkat visinya dalam mengembangkan drama time-loop yang menyentuh dan sarat pesan emosional.
-
Pemeran Utama Perempuan Terbaik diberikan kepada Sheila Dara Aisha yang dinilai mampu menghadirkan karakter Sore dengan intensitas dan kedalaman emosi yang kuat.
-
Penyunting Gambar Terbaik jatuh kepada Hendra Adhi Susanto, memperkuat kualitas ritme cerita dan alur waktu dalam film.
-
Pencipta Lagu Tema Terbaik dipersembahkan untuk Gerald Situmorang, Iga Massardi, dan Asteriska melalui lagu Terbuang dalam Waktu, yang menjadi elemen penting untuk menguatkan atmosfer cerita.
Total empat kemenangan ini menegaskan bahwa Sore bukan sekadar film drama romantis, tetapi karya yang dirancang dengan detail teknis dan emosional.
Mengapa Sore Layak Menang
Film ini diakui memiliki pendekatan cerita yang tidak biasa. Yandy Laurens meramu kisah cinta dengan sentuhan fiksi ilmiah sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda dari film drama pada umumnya.
Perpaduan narasi, struktur waktu, dan konflik emosional dijahit menjadi kesatuan yang kuat.
Sementara itu, akting Sheila Dara Aisha menjadi salah satu sorotan utama karena berhasil menampilkan karakter Sore dengan penggambaran yang mendalam, sehingga membuat penonton dan juri merasakan kompleksitas emosinya.
Musik dan proses penyuntingan yang cermat menjadikan Sore tampil semakin solid sebagai film dengan kualitas produksi yang matang.
Kesuksesan Sore di FFI 2025 sekaligus menandai kemajuan sinema Indonesia yang mulai berani mengeksplorasi genre dan pendekatan cerita yang lebih segar.
Film ini membuktikan bahwa inovasi tematik dan eksekusi teknis yang kuat dapat membawa karya lokal bersinar di panggung penghargaan tertinggi. (fin)