Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Profil Ryan Silet Open Up, Mantan Guru dari Flores yang Sukses Raih AMI Awards 2025 Lewat Lagu Tabola Bale

Mizan Ahsani • Minggu, 23 November 2025 | 16:15 WIB
Penyanyi dan pencipta lagu Siprianus Bhuka
Penyanyi dan pencipta lagu Siprianus Bhuka

Jawa Pos Radar Madiun - Kesuksesan Siprianus Bhuka, atau Ryan yang dikenal publik sebagai Silet Open Up, mencapai puncak baru setelah ia menjadi salah satu sosok pertama dari musik timur yang berhasil membawa pulang penghargaan AMI Awards 2025.

Bersama Juan Reza, Jacson Seran, dan Diva Aurel, Ryan memenangkan kategori Pencipta Lagu Pop Terbaik melalui lagu fenomenal mereka, Tabola Bale.

Penghargaan itu disebut Ryan sebagai pencapaian yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Di luar ekspektasi saya, sangat di luar perkiraan karena lagu ini bisa mendapatkan piala yang begitu bergengsi di Indonesia, yaitu AMI,” ujarnya di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Rasa Syukur dan Perjalanan Kreatif

Ryan menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua rekan kolaborasinya yang ikut membangun karya tersebut.

“Pastinya hari ini sangat luar biasa untuk saya dan teman-teman. Terima kasih untuk Juan, Jackson, Diva, dan semua tim yang berpartisipasi dalam pengerjaan lagu ini,” kata Silet Open Up.

Ia juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ide Timur yang selama ini mendukung proses kreatifnya.

“Terima kasih juga untuk teman-teman dari Ide Timur yang selalu mendukung saya, menjaga saya, dan terus menanyakan kapan lagu baru keluar. Itu bentuk dukungan yang sangat luar biasa,” tambahnya.

Tabola Bale Mendunia

Ryan tak menyangka Tabola Bale akan meledak sedemikian rupa. Lagu ini bukan hanya populer di dalam negeri, tetapi juga menembus pendengar hingga luar negeri.

“Sangat-sangat tidak pernah menyangka, karena kalian tahu sendiri lagu timur itu seperti apa itu merupakan lagu daerah. Jadi tidak menyangka lagu ini bisa sampai go internasional,” ucapnya.

Tabola Bale bahkan berhasil mengungguli para musisi besar seperti Bernadya, Iqbal Siregar, Adrian Khalif, dan Rendy Pandugo pada kategori yang sama.

Jejak Awal: Mantan Anak Seminari dan Guru Biologi

Ryan lahir di Ngada pada 22 November 1993, sebagai anak bungsu dari delapan bersaudara pasangan Thomas Woda dan Dolfina Tiza. Ia tumbuh dalam kehidupan keluarga Katolik yang sederhana dan disiplin.

Pendidikan formalnya dimulai dari SMP Seminari Maria Bunda Segala Bangsa Maumere (2009), kemudian SMA Katolik Thomas Aquino Mataloko hingga lulus pada 2012.

Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, jurusan Biologi, dan lulus pada 2017.

Setelah meraih gelar sarjana, Ryan pulang ke kampung halaman dan memilih profesi sebagai guru biologi.

Di sekolah, ia dikenal bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sahabat bagi para siswanya. Ia juga sempat membuat film dokumenter bertajuk Sahabat Kecil bersama rekan-rekannya.

Awal Karier Musik: Dari “Kaka Main Salah” ke Turkey

Peralihan Ryan ke dunia musik terjadi lewat lagu viral Kaka Main Salah. Suaranya yang khas bersama rekannya Kapten Phurek membuat mereka cepat mencuri perhatian publik.

Popularitas itu membawa mereka tampil di berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya mendapat kesempatan manggung di Turkey sebuah pencapaian besar untuk musisi daerah.

Kolaborasi Besar: Tabola Bale

Kesuksesan Ryan kembali meledak lewat Tabola Bale, kolaborasi lintas budaya antara dirinya (Flores), Juan Reza (Flores), Jacson Seran (Maluku), dan Diva Aurel (Minang).

Lagu tersebut memadukan harmoni lintas etnis Indonesia dan menjadi salah satu karya paling viral tahun ini.

Baca Juga: Profil James Ingram: Salah Satu Vokalis Paling Ekspresif dalam Sejarah Musik R&B

Hingga kini, video Tabola Bale telah ditonton lebih dari 300 juta kali di YouTube sebuah angka fantastis untuk musisi Indonesia, khususnya dari wilayah timur.

Tetap Rendah Hati Meski Populer

Di tengah popularitas yang meroket, Ryan tetap menunjukkan kepribadian yang kalem dan bersahaja. Ia bahkan dikenal memberi keleluasaan penuh bagi siapa pun yang ingin membawakan ulang lagunya.

Ia tidak mewajibkan izin maupun menarik hak cipta dari siapa pun. Sikap ini membuatnya semakin dihormati oleh musisi lain dan para penggemarnya.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#Jacson zeran #Silet Open Up #musisi #Juan Reza #ami awards #Siprianus Bhuka #Lagu Timur viral #AMI Award 2025 #profil #flores #Tabola Bale #ryan