Jawa Pos Radar Madiun – Kabar mengejutkan datang dari Hollywood.
Waralaba aksi-komedi legendaris Rush Hour dikabarkan siap kembali lewat film “Rush Hour 4”, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut secara pribadi meminta studio untuk menghidupkan kembali seri tersebut.
Menurut laporan Variety pada Selasa (25/11), proyek ini kembali menggandeng Brett Ratner, sutradara tiga film sebelumnya.
Ratner dikabarkan menjalin hubungan dekat dengan keluarga Trump ketika menggarap film dokumenter “Melania”, yang dibeli Amazon dengan nilai fantastis 40 juta dolar AS dan dijadwalkan tayang Januari 2026.
Jika benar terwujud, Rush Hour 4 akan menjadi film panjang pertama Ratner sejak Hercules (2014) yang dibintangi Dwayne Johnson.
Tak hanya itu, film baru ini hampir pasti akan menghadirkan kembali duo ikonik Jackie Chan dan Chris Tucker, kombinasi yang sejak 1998 menjadi nyawa dari waralaba Rush Hour.
Sumber Variety menyebutkan bahwa Paramount akan bertindak sebagai distributor film, tetapi tidak terlibat dalam pendanaan dan pemasaran.
Sementara itu, Warner Bros. sebagai pemilik label New Line, studio asli Rush Hour, dikabarkan akan menerima bagian pendapatan box office lebih awal bahkan sebelum biaya lainnya ditutup.
Sebagai pengingat, Rush Hour pertama kali tayang pada 1998 dan langsung melejit berkat chemistry komedik Chris Tucker sebagai polisi AS dan Jackie Chan sebagai inspektur dari Hong Kong yang ditugaskan bekerja sama dalam satu kasus internasional.
Dua sekuelnya pada 2001 dan 2007 juga sama-sama mencetak kesuksesan global.
Meski belum ada tanggal rilis resmi, kabar ini cukup memicu antusiasme penggemar yang sudah menantikan aksi kocak dan laga khas Jackie Chan
Plus kehebohan Chris Tuckerakan kembali ke layar lebar. (fin)
Editor : AA Arsyadani