Jawa Pos Radar Madiun - Andy Sugar, YouTuber dan influencer asal Surabaya, memulai kariernya di dunia kreatif sebagai penyiar radio.
Dari sini, ia mendapatkan nama panggung “Andy Sugar,” singkatan dari nama belakangnya, Sugiarto.
Setelah lulus kuliah, Andy sempat bekerja di perusahaan keramik, namun memilih mengundurkan diri untuk membuka toko di pusat perbelanjaan Surabaya.
Pengalaman berbisnis ini menjadi bekal awal bagi kariernya di dunia kreator konten.
Sekitar tahun 2019, ia melihat peluang besar di YouTube dan mulai membuat konten unik yang cepat menarik perhatian masyarakat Surabaya.
Andy dikenal dengan kontennya yang usil, prank, lucu, dan out of the box, termasuk aksi marah-marah di klinik kecantikan yang sempat viral.
Gaya khas ini sengaja diciptakan agar mudah dikenali dan membangun personal branding yang kuat.
Karier Andy Sugar semakin menanjak saat bergabung dengan komunitas Crazy Rich Surabaya dan mendirikan kanal YouTube “Crazy Rich Surabayans” bersama temannya, Steven Setiono (Steven Ndut).
Kanal ini awalnya menyorot gaya hidup mewah orang-orang kaya Surabaya, namun juga menampilkan kegiatan sosial seperti membantu masyarakat kurang mampu dan mendukung UMKM lokal.
Meski sering disangka bagian dari “Crazy Rich,” Andy menegaskan ia berasal dari keluarga sederhana dan merasa kurang nyaman dengan julukan tersebut.
Kini, selain menjadi full-time YouTuber, ia mengelola pertokoan di Surabaya, termasuk toko yang menjual produk wanita, serta menjadi investor berbagai usaha seperti makanan ringan, startup, dan produk liquid vape.
Andy Sugar membuktikan bahwa kesuksesan di dunia digital tidak hanya soal ketenaran, tapi juga strategi, kreativitas, dan keberanian mengambil peluang bisnis. (rio/naz)
Editor : Mizan Ahsani