Jawa Pos Radar Madiun – Kompetisi dangdut paling bergengsi, Dangdut Academy 7 (DA 7), akhirnya mencapai puncaknya.
Setelah perjalanan panjang yang penuh drama dan air mata, malam penentuan sang juara akan digelar pada Jumat (19/12) malam ini di Indosiar.
Panggung Grand Final menyisakan duel sengit antara dua talenta muda berbakat.
Keduanya yaitu Anastasya Febrianty (Tasya) dari Tangerang Selatan atau Tangsel melawan Achmad Valen Akbar (Valen) dari Pamekasan.
Sebelumnya, pada babak Top 3 yang berakhir 17 Desember lalu, Afriyani Mida Soleha (April) harus puas menempati posisi Juara 3.
Meski tereliminasi, April membawa pulang hadiah fantastis.
Di antaranya uang tunai Rp 100 juta, medali resmi, lagu kemenangan (single perdana), kontrak manajemen, beasiswa, hingga fasilitas apartemen siap huni selama satu tahun.
Kini, mata publik tertuju pada Tasya dan Valen. Siapakah yang layak menjadi pemenang? Berikut profil singkat keduanya!
Tasya, Si Bungsu Penjual Es Krim
Bernama lengkap Anastasya Febrianty Susilo Allesia, gadis asal Tangerang Selatan ini baru berusia 15 tahun.
Di balik suaranya yang powerful, Tasya memiliki kisah hidup menyentuh karena kerap membantu ibunya berjualan es krim setiap hari.
Anak didik Coach Melly Lee ini bukan orang baru di kompetisi.
Ia pernah masuk Top 13 Idola Cilik Season 6 (2022) dan rajin mengikuti lomba seni sejak SMP.
Valen, Pemilik Vokal Berat dengan Aura Raja Dangdut
Lawan tangguh Tasya adalah Achmad Valen Akbar alias Valen.
Remaja kelahiran 2007 asal Pamekasan, Madura, ini memiliki karakter vokal berat dan kuat yang kerap disandingkan dengan sang legenda, Rhoma Irama.
Mentalitas Valen patut diacungi jempol. Ia adalah bukti semangat pantang menyerah.
Sebelumnya, Valen pernah gagal di babak 18 besar Dangdut Academy 5 (2022).
Kini, ia kembali dan berhasil menembus babak Grand Final.
Saksikan lahirnya bintang baru dangdut Indonesia dalam Konser Grand Final Dangdut Academy 7, malam ini hanya di Indosiar. (naz)
Editor : Mizan Ahsani