Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hujan Duit di Grand Final DA7! Valen Pamekasan Disawer Sadis oleh Bawang Mas Group, Ternyata Sultan Madura

Mizan Ahsani • Sabtu, 27 Desember 2025 | 04:56 WIB
Aksi Valen Pamekasan yang bernyanyi bersama para juri di Grand Final Dangdut Academy 7, Jumat (26/12).
Aksi Valen Pamekasan yang bernyanyi bersama para juri di Grand Final Dangdut Academy 7, Jumat (26/12).

Jawa Pos Radar Madiun - Panggung Grand Final D'Academy 7 (DA7) pada Jumat (26/12) malam ini mendadak heboh.

Bukan hanya karena suara emas para finalis, melainkan aksi "jor-joran" para Sultan yang menghujani kontestan dengan virtual gift bernilai fantastis.

Salah satu finalis, Valen, menjadi pusat perhatian setelah menerima rentetan gift bertubi-tubi dari akun Bawang Mas Group.

Aksi saweran online yang tak henti-hentinya ini membuat kolom komentar live streaming dan media sosial meledak.

Warganet dibuat tercengang melihat "uang virtual" yang seolah tak berseri itu.

"Menyala Bawang Mas Grup, Terima kasih DSultan yang bertubi-tubi buat Valen," tulis akun @rismaxxxxx.

"Ngeri-ngeri, paling banyak The Sultannya," timpal @arssyilaxxxxx.

Bahkan ada yang berkomentar jenaka.

"Nontonin uang BERHAMBURAN banyak banget sambil makan sama rebahan seru banget," ujar @nadiaauxxxxx.

Siapa Sebenarnya Bawang Mas Group?

Bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Madura, nama Bawang Mas Group sudah tidak asing lagi.

Sosok sentral di balik grup usaha raksasa ini adalah Haji Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her.

Haji Her dikenal sebagai "Sultan Madura" yang memiliki kepedulian tinggi terhadap ekonomi lokal.

Berikut adalah profil singkat kerajaan bisnis Bawang Mas Group yang viral malam ini:

Baca Juga: Daftar Juara Dangdut Academy 1–6 Indosiar, Juara DA1 Lesti Kejora Tampil Spesial Duet Bareng Valen dan Tasya di Malam Kemenangan Dangdut Academy 7

Raja Tembakau Madura

Bisnis inti dari Bawang Mas Group adalah sektor tembakau.

Perusahaan ini dikenal sebagai pembeli utama tembakau petani Madura.

Haji Her punya reputasi mentereng karena berani membeli tembakau petani dengan harga tinggi dan kompetitif (Rp 45.000 hingga Rp 80.000 per kg tergantung kualitas).

Tujuannya demi mengangkat kesejahteraan petani lokal.

Produsen Rokok

Selain membeli bahan baku, perusahaan ini juga memproduksi rokok yang menjadi salah satu produk kebanggaan masyarakat Pulau Garam.

Baca Juga: Dangdut Academy 7 Konser Kemenangan Tasya vs Valen dalam Ramalan Mbah Sakat, yang Menang yang Piawai Bergoyang

Ekspansi ke Kuliner

Tidak hanya bermain di "emas hijau" (tembakau), Bawang Mas Group juga merambah sektor Food and Beverage.

Melalui kemitraan strategis dengan Bento Group Indonesia, Haji Her berinvestasi di bisnis kekinian seperti Bento Kopi, Kopi Kuat, dan Cafe Kaktus.

Sosok Dermawan CEO Bawang Mas Group Haji Her

Di balik kekayaannya yang melimpah, Haji Her yang merupakan CEO Bawang Mas Group dikenal sebagai filantropis.

Ia kerap terlibat dalam aksi sosial dan membantu masyarakat kecil.

Aksi saweran malam ini di panggung DA7 tampaknya menjadi bukti lain dari dukungan totalitas sang Sultan Madura terhadap talenta-talenta muda.

Di sisi lain, sekaligus hiburan tersendiri bagi jutaan penonton Indonesia. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#tembakau #valen pamekasan #pamekasan #virtual gift da7 #Haji Her #rokok #Tasya Tangerang Selatan #Grand Final Dangdut Academy 7 #pengusaha #virtual gift #DSultan #DSultan Dangdut Academy #Grand Final DA7 #profil #Hasil